30 Juta Alat Tes Antigen Numpuk di Gudang Kalideres, Karyawan Minta Bantuan Jokowi
Kamis, 09 Desember 2021 - 20:26 WIB
loading...
A
A
A
PT Taishan memproduksi alat ini hingga 1,2 juta pieces jenis swab antigen per hari itu pun hanya 2 shift. Jika 3 shift, dia mengakui bisa memproduksi hingga 1,6 juta pieces per hari.
Baca juga: Menko Luhut Kesal RI Ketergantungan Impor Alat Kesehatan
Terlebih dengan anggaran Kemenkes mencapai Rp2 triliun mampu membantu perusahaannya dengan membeli alkes itu. Terlebih melalui e-katalog terlihat Kemenkes telah menganggarkan 1,5 juta pieces dengan anggaran per piecesnya Rp86 ribu dengan total Rp129 miliar.
Padahal, harga tes antigen yang dijual sebesar Rp30.000 per pieces yang dijual pihaknya sangat menghemat anggaran. Apalagi semua syarat telah dikantongi, mulai dari izin edar AKD, lolos uji validitas di laboratorium dan universitas yang ditunjuk kemenkes, memiliki sertifikat TKDN 48%, memiliki sertifikasi CE dan EC REP, sudah ekspor ke Irlandia dan Thailand yang dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Artinya, bisa diterima secara internasional.
“Kami juga mendapatkan sertifikasi halal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat muslim yang menggunakan. Kami sudah masuk di katalog Capaian Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021" beber Cahyadi.
Baca juga: Menko Luhut Kesal RI Ketergantungan Impor Alat Kesehatan
Terlebih dengan anggaran Kemenkes mencapai Rp2 triliun mampu membantu perusahaannya dengan membeli alkes itu. Terlebih melalui e-katalog terlihat Kemenkes telah menganggarkan 1,5 juta pieces dengan anggaran per piecesnya Rp86 ribu dengan total Rp129 miliar.
Padahal, harga tes antigen yang dijual sebesar Rp30.000 per pieces yang dijual pihaknya sangat menghemat anggaran. Apalagi semua syarat telah dikantongi, mulai dari izin edar AKD, lolos uji validitas di laboratorium dan universitas yang ditunjuk kemenkes, memiliki sertifikat TKDN 48%, memiliki sertifikasi CE dan EC REP, sudah ekspor ke Irlandia dan Thailand yang dihadiri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Artinya, bisa diterima secara internasional.
“Kami juga mendapatkan sertifikasi halal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat muslim yang menggunakan. Kami sudah masuk di katalog Capaian Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh 2021" beber Cahyadi.
(jon)
Lihat Juga :