Cikolelet Jadi Desa Wisata Terfavorit Ajang ADWI 2021
Kamis, 09 Desember 2021 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Selama proses penilaian, Pemkab Serang mendukung dan membantu maksimal Desa Cikolelet. Bahkan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah untuk menyambut Menparekraf dan tim juri saat proses penilaian.
"Untuk ibu kami yang support kami luar biasa, terima kasih Bupati Kabupaten Serang Hj Ratu Tatu Chasanah. Juga masyarakat Banten, Kabupaten Serang, komunitas wisata yang telah membantu sehingga kami menjadi Desa Terfavorit," ujar Ojat.
Baca juga: Di Tengah Malam Puncak ADWI 2021, Menparekraf Sandiaga Uno Sampaikan Kabar Gembira
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi Kemenparekraf yang telah menggelar ADWI dan telah memotivasi dalam pengembangan desa wisata.
Ia pun berterima kasih kepada Desa Cikolelet karena telah membanggakan Kabupaten Serang. "Kita semangat terus, untuk memperbaiki, terus meningkatkan daya tarik wisata dari desa, dan Cikolelet semakin maju," ujar Tatu.
Diketahui, pelaksanaan ADWI 2021 telah berlangsung sejak awal Juli 2021, dengan tercatat ada 1.831 desa wisata yang ikut serta. Jumlah ini melebihi target awal Kemenparekraf dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) yang hanya 700 peserta.
"Untuk ibu kami yang support kami luar biasa, terima kasih Bupati Kabupaten Serang Hj Ratu Tatu Chasanah. Juga masyarakat Banten, Kabupaten Serang, komunitas wisata yang telah membantu sehingga kami menjadi Desa Terfavorit," ujar Ojat.
Baca juga: Di Tengah Malam Puncak ADWI 2021, Menparekraf Sandiaga Uno Sampaikan Kabar Gembira
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi Kemenparekraf yang telah menggelar ADWI dan telah memotivasi dalam pengembangan desa wisata.
Ia pun berterima kasih kepada Desa Cikolelet karena telah membanggakan Kabupaten Serang. "Kita semangat terus, untuk memperbaiki, terus meningkatkan daya tarik wisata dari desa, dan Cikolelet semakin maju," ujar Tatu.
Diketahui, pelaksanaan ADWI 2021 telah berlangsung sejak awal Juli 2021, dengan tercatat ada 1.831 desa wisata yang ikut serta. Jumlah ini melebihi target awal Kemenparekraf dan Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) yang hanya 700 peserta.
Lihat Juga :