Banjir Makassar Makin Meluas, Warga Terdampak Capai 4.809 Orang
Rabu, 08 Desember 2021 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya di Kecamatan Panakkukang mengalami kenaikan korban terdampak menjadi 621 dari sebelumnya hanya 163 jiwa. Titik pengungsian pun ikut meningkat dari sebelumnya ada di enam titik kini menjadi sembilan titik.
Selain itu, di Kecamatan Tamalate jumlah korban terdampak juga naik signifikan. Dari sebelumnya hanya 57 kini naik menjadi 700 jiwa. Akan tetapi, titik pengungsian masih tetap sama sebanyak dua titik saja.
Sementara di Kecamatan Rappocini, kondisinya sudah mulai membaik. Namun ada 102 jiwa yang terdampak banjir. Akan tetapi, karena banjirnya sudah mulai surut maka semua korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, BMKG Beberkan Wilayah Terdampak
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin menyampaikan, kondisi banjir di Kota Makassar ini disebabkan oleh air pasang. Sehingga meski curah hujan sudah menurun, air masih tetap merendam sejumlah titik.
“Air pasang cukup tinggi. Sampai dua meter. Makanya banjir ini banyak masuk di daerah-daerah rendah. Ditambah kemarin curah hujan yang cukup tinggi sehingga menambah debit air,” kata dia, Rabu (8/12/2021).
Faktor lain yang menyebabkan banjir di Kota Makassar meluas disebutnya lantaran pembangunan yang kian masif. Sementara regulasinya masih belum bisa mengatur penempatan-penempatan bangunan baru.
Selain itu, di Kecamatan Tamalate jumlah korban terdampak juga naik signifikan. Dari sebelumnya hanya 57 kini naik menjadi 700 jiwa. Akan tetapi, titik pengungsian masih tetap sama sebanyak dua titik saja.
Sementara di Kecamatan Rappocini, kondisinya sudah mulai membaik. Namun ada 102 jiwa yang terdampak banjir. Akan tetapi, karena banjirnya sudah mulai surut maka semua korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing.
Baca Juga: Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, BMKG Beberkan Wilayah Terdampak
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin menyampaikan, kondisi banjir di Kota Makassar ini disebabkan oleh air pasang. Sehingga meski curah hujan sudah menurun, air masih tetap merendam sejumlah titik.
“Air pasang cukup tinggi. Sampai dua meter. Makanya banjir ini banyak masuk di daerah-daerah rendah. Ditambah kemarin curah hujan yang cukup tinggi sehingga menambah debit air,” kata dia, Rabu (8/12/2021).
Faktor lain yang menyebabkan banjir di Kota Makassar meluas disebutnya lantaran pembangunan yang kian masif. Sementara regulasinya masih belum bisa mengatur penempatan-penempatan bangunan baru.
Lihat Juga :