Dipaksa Langganan Sebuah Majalah, Ratusan Kades di Simalungun Resah
Rabu, 08 Desember 2021 - 03:11 WIB
loading...
Ratusan kepala desa (Kades) di Kabupaten Simalungun resah dipaksa berlangganan sebuah majalah senilai Rp 50 ribu per eksemplar setiap bulan. (Ist)
A
A
A
SIMALUNGUN - Ratusan kepala desa (Kades) di Kabupaten Simalungun resah dipaksa berlangganan sebuah majalah senilai Rp 50 ribu per eksemplar setiap bulan.
Sejumlah kepala desa yang ditemui Selasa (7/12/2021) di Kecamatan Gunung Malela dan Raya mengatakan, tidak dikonfirmasi minta persetujuan sebelum majalah yang disebut-sebut dikelola orang dekat Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dikirim ke kantor kepala desa.
"Anggaran untuk langganan majalah tersebut tidak ada, namun dipaksa membayar Rp50 ribu dengan dalih pengganti uang cetak," ujar seorang kepala desa di Kecamatan Gunung Malela yang minta namanya dirahasiakan.
Hal senada juga disampaikan kepala desa di Kecamatan Raya yang mengaku tidak tahu darimana diambil anggaran membayar langgaran majalan itu.
"Serba sulit kepala desa, karena anggaran untuk membayar langganan majalah tidak ditampung di APBDes," ujar kepala desa tersebut.
Sejumlah kepala desa yang ditemui Selasa (7/12/2021) di Kecamatan Gunung Malela dan Raya mengatakan, tidak dikonfirmasi minta persetujuan sebelum majalah yang disebut-sebut dikelola orang dekat Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dikirim ke kantor kepala desa.
"Anggaran untuk langganan majalah tersebut tidak ada, namun dipaksa membayar Rp50 ribu dengan dalih pengganti uang cetak," ujar seorang kepala desa di Kecamatan Gunung Malela yang minta namanya dirahasiakan.
Hal senada juga disampaikan kepala desa di Kecamatan Raya yang mengaku tidak tahu darimana diambil anggaran membayar langgaran majalan itu.
"Serba sulit kepala desa, karena anggaran untuk membayar langganan majalah tidak ditampung di APBDes," ujar kepala desa tersebut.
Lihat Juga :