Suara Tangis dari Desa Mati di Lereng Gunung Semeru Mengiris Hati
Selasa, 07 Desember 2021 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Pagi ini, cuaca sangat cerah. Gunung Semeru masih terlihat gagah, berdiri kokoh. Nampak guguran lahar masih terlihat.
Tetapi, indahnya gunung, tidak seindah suasana hati warga Desa Sumber Sari. Sebelum terjadi erupsi, desa ini dihuni sebanyak 90 KK. Namun, kini desa itu hilang tertutup material reruntuhan letusan Gunung Semeru.
Baca: Erupsi Gunung Semeru Disebut Tanpa Peringatan Dini, Ini Penjelasan Ahli Unpad
Desa yang asri dengan banyak senyum warganya itu, kini terlihat murung seperti desa mati. Hanya kesedihan yang tampak dari desa ini. Seperti tampak pada Ibu Sutama dan anaknya Fatima.
Rintihan dua wanita ini tidak bisa mengembalikan kondisi seperti semula. Semuanya sudah binasa. Cucunya Abdul Rochman (23) dan besannya Sumardi (60), masih belum ditemukan. Hilang saat sedang menambang.
Tetapi, indahnya gunung, tidak seindah suasana hati warga Desa Sumber Sari. Sebelum terjadi erupsi, desa ini dihuni sebanyak 90 KK. Namun, kini desa itu hilang tertutup material reruntuhan letusan Gunung Semeru.
Baca: Erupsi Gunung Semeru Disebut Tanpa Peringatan Dini, Ini Penjelasan Ahli Unpad
Desa yang asri dengan banyak senyum warganya itu, kini terlihat murung seperti desa mati. Hanya kesedihan yang tampak dari desa ini. Seperti tampak pada Ibu Sutama dan anaknya Fatima.
Rintihan dua wanita ini tidak bisa mengembalikan kondisi seperti semula. Semuanya sudah binasa. Cucunya Abdul Rochman (23) dan besannya Sumardi (60), masih belum ditemukan. Hilang saat sedang menambang.
(hsk)
Lihat Juga :