Empat Jembatan Penghubung Desa di Kabupaten Barru Putus Tersapu Banjir
Senin, 06 Desember 2021 - 17:43 WIB
loading...
Sejumlah jembatan yang menjadi akses warga di Kabupaten Barru putus tersapu banjir. Itu setelah intensitas hujan tinggi sejak Minggu hingga Senin. Foto: Inews.id
A
A
A
BARRU - Empat jembatan penghubung desa di Kabupaten Barru Sulawesi Selatan putus tersapu banjir, karena tingginya intensitas hujan sejak Minggu hingga Senin, (5-6/12/2021).
Warga berharap akses tersebut bisa dibangun kembali. Terlebih salah satu jembatan putus berada di Dusun Menrong da Galussalae, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja merupakan akses utama di daerah tersebut.
Baca Juga: PLN Bakal Lakukan Steam Blow Proyek PLTU Sulsel Barru-2
Seorang warga, Wahyu mengatakan, jembatan putus ini akibat diterjang luapan arus sungai. Daerah tersebut sampai sekarang masih diguyur hujan deras, sehingga terjadi sungai meluap.
"Hujan deras dari pagi sampai hingga saat ini menyebabkan banjir dan jembatan gantung putus. Padahal itu satu-satunya akses warga Menrong," kata Wahyu di Kabupaten Barru, Senin siang.
Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Barru, Ardi Susanto mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi sampai Selasa (7/12/2021).
"Potensi bencana lainnya seperti gelombang air pasang laut, sehingga warga pesisir diminta tetap waspada," ujarnya.
Warga berharap akses tersebut bisa dibangun kembali. Terlebih salah satu jembatan putus berada di Dusun Menrong da Galussalae, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja merupakan akses utama di daerah tersebut.
Baca Juga: PLN Bakal Lakukan Steam Blow Proyek PLTU Sulsel Barru-2
Seorang warga, Wahyu mengatakan, jembatan putus ini akibat diterjang luapan arus sungai. Daerah tersebut sampai sekarang masih diguyur hujan deras, sehingga terjadi sungai meluap.
"Hujan deras dari pagi sampai hingga saat ini menyebabkan banjir dan jembatan gantung putus. Padahal itu satu-satunya akses warga Menrong," kata Wahyu di Kabupaten Barru, Senin siang.
Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Barru, Ardi Susanto mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi sampai Selasa (7/12/2021).
"Potensi bencana lainnya seperti gelombang air pasang laut, sehingga warga pesisir diminta tetap waspada," ujarnya.
Lihat Juga :