PMI DKI Sebut Kebutuhan Stok Darah di Jakarta 1.200 Kantong Belum Terpenuhi

Senin, 06 Desember 2021 - 13:18 WIB
loading...
PMI DKI Sebut Kebutuhan...
PMI DKI Jakarta menyatakan kebutuhan stok darah sebanyak 1.000 sampai 1.200 kantong per hari selama pandemi Covid-19 belum dapat terpenuhi.Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyatakan kebutuhan stok darah sebanyak 1.000 sampai 1.200 kantong per hari selama pandemi Covid-19 belum dapat terpenuhi. Ini menyebabkan wilayah Jakarta mengalami krisis stok darah.

“Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta selama masa pandemi mengalami krisis stok darah. Sementara kebutuhan permintaan darah dari rumah sakit terus ada. Sebab, pasien dengan penyakit seperti thalassemia, kanker, hemofilia secara rutin membutuhkan transfusi darah,” ungkap Ketua PMI DKI Jakarta , Rustam Effendi dalam keterangan tertulis pada Senin (6/12/2021).

Menurut dia, selama masa pandemi hampir 2 tahun terakhir, stok darah di UDD PMI DKI Jakarta menurun drastis, karena kegiatan donor darah yang biasanya diadakan sejumlah kantor, lembaga, dan instansi tidak dapat dilaksanakan. Ini terkait keharusan bekerja dari rumah untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 yang lebih masif.

Menanggapi krisi stok darah tersebut PT Itama Ranoraya (IRRA) menggelar aksi donor darah. “Itu sebabnya kami fokus meningkatkan kembali kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah, yang sebelumnya diadakan secara rutin di sejumlah kantor dan instansi,” ungkap Direktur IRRA, Dodi Nurzani.

Dia menjelaskan, kegiatan kemanusiaan donor darah digelar IRRA merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendonor dan ketersediaan terjaga, sehingga dapat menekan angka kematian akibat kekurangan darah. Baca: Antisipasi Omicron, Pemkot Bekasi Larang Pusat Belanja Rayakan Nataru

Dodi menyebutkan target yang dipatok perusahaan dalam donor darah 200 sampai 300 kantong darah. Selain diikuti karyawan di seluruh Indonesia, kegiatan ini juga dapat diikuti masyarakat sekitar. Dia berharap kegiatan semacam ini menggerakkan inisiasi perusahaan dan lembaga (instansi) lain untuk melaksanakan donor darah secara rutin setiap dua bulan sekali.

Kegiatan donor darah sendiri tetap harus mengikuti protokol Covid-19, dengan patuh pada ketentuan yang berlaku, seperti menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area. Untuk menghindari terjadi kerumunan, pendonor dan penyelenggara menjaga jarak. Selain itu, semua peserta di-swab antigen.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Aksi Kemanusiaan Cermati...
Aksi Kemanusiaan Cermati Fintech Group Bantu Jaga Ketersediaan Darah Nasional
Rekomendasi
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved