Gubernur Khofifah Pastikan Sistem Peringatan Dini Erupsi Semeru Sudah Berjalan
Senin, 06 Desember 2021 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
“Mohon media juga membantu proses penyampaian dari apa yang sudah dilakukan Forkopimda Lumajang, dan kota/kabupaten sekitarnya yang sudah bergotong royong dan masyarakat luas," terangnya.
Baca juga: Hari Ketiga Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru Mulai Temui Kendala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat, erupsi Gunung Semeru ini berawal dari guguran awan panas pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB, yang mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Adapun beberapa titik lokasi pengungsi yang telah ditetapkan BPBD Jatim. Antara lain berada di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Kamarkajang, rumah warga yang aman, Masjid Jarit, Kecamatan Candipuro. Hingga saat ini, BPBD Jatim dan Lumajang masih terus melakukan pendataan terkait jumlah pengungsi.
Baca juga: Hari Ketiga Evakuasi Korban Erupsi Gunung Semeru Mulai Temui Kendala
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mencatat, erupsi Gunung Semeru ini berawal dari guguran awan panas pada Sabtu (4/12/2021) pukul 15.20 WIB, yang mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Adapun beberapa titik lokasi pengungsi yang telah ditetapkan BPBD Jatim. Antara lain berada di Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Kamarkajang, rumah warga yang aman, Masjid Jarit, Kecamatan Candipuro. Hingga saat ini, BPBD Jatim dan Lumajang masih terus melakukan pendataan terkait jumlah pengungsi.
(msd)
Lihat Juga :