Perindo Dorong Polisi Usut Tuntas Kasus Meninggalnya Novia Widyasari
Senin, 06 Desember 2021 - 10:14 WIB
loading...
Tampak oknum Bripda Randy Bagus saat ditahan karena diduga menjadi penyebab Novia Widyasari bunuh diri. (Ist)
A
A
A
SURABAYA - Partai Perindo mengecam keras tindakan perkosaan dan ancaman terhadap Novia Widyasari yang dilakukan oleh pacarnya sendiri, oknum Bripda Randy Bagus yang berujung meninggalnya korban karena bunuh diri.
Kasus yang menimpa Almarhumah Novia Widyasari ini merupakan suatu bentuk kekerasan dan perampasan hak asasi terhadap perempuan, karena Almh Novia telah dipaksa untuk melakukan aborsi.
"Kekerasan dalam suatu hubungan apapun dan dalam bentuk apapun baik fisik maupun psikis tidak dapat dibenarkan karena kekerasan dapat mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan yang menerima kekerasan tersebut yang pada akhirnya tentunya sangat merugikan kehidupan orang tersebut," ujar Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Santi Paramita
Dikatakan, kekerasan yang dilakukan oleh Bripda Randy Bagus terhadap Almh Novia Widyasari berakibat tragis karena Almh Novia Widyasari tidak kuat menghadap kekerasan dan ancaman yang diterimanya.
"Dan pihak-pihak yang dilaporipun tidak ada yang memberikan tanggapan serta melakukan pembiaran sehingga korban merasa tidak kuat harus menanggung beban hidupnya sendiri," sebut Santi.
Kasus yang menimpa Almarhumah Novia Widyasari ini merupakan suatu bentuk kekerasan dan perampasan hak asasi terhadap perempuan, karena Almh Novia telah dipaksa untuk melakukan aborsi.
"Kekerasan dalam suatu hubungan apapun dan dalam bentuk apapun baik fisik maupun psikis tidak dapat dibenarkan karena kekerasan dapat mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan yang menerima kekerasan tersebut yang pada akhirnya tentunya sangat merugikan kehidupan orang tersebut," ujar Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Santi Paramita
Dikatakan, kekerasan yang dilakukan oleh Bripda Randy Bagus terhadap Almh Novia Widyasari berakibat tragis karena Almh Novia Widyasari tidak kuat menghadap kekerasan dan ancaman yang diterimanya.
"Dan pihak-pihak yang dilaporipun tidak ada yang memberikan tanggapan serta melakukan pembiaran sehingga korban merasa tidak kuat harus menanggung beban hidupnya sendiri," sebut Santi.
Lihat Juga :