Kantor Staf Presiden Terima Laporan Dugaan Klinik Nakal di Bogor
Sabtu, 04 Desember 2021 - 22:02 WIB
loading...
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo. Foto/MPI/Putra Ramadhani
A
A
A
BOGOR - Kantor Staf Presiden (KSP) mendapati laporan adanya klinik yang diduga melakukan pelanggaran di Kota Bogor. Atas laporan itu, langsung direspon Dinas Kesehatan dengan menelusuri klinik tersebut.
Hal tersebut dikatakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo usai kegiatan ‘Kantor Staf Presiden Mendengar bertema Kebijakan Nataru Demi Mencegah Gelombang Ketiga’ di Hotel Royal Jalan Juanda, Kota Bogor, Sabtu (4/12/2021).
”Temuan klinik yang (diduga) melakukan pelanggaran itu datanya sudah dicatat bu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dan nanti akan diverifikasi. Jika ternyata betul bisa jadi izinnya kita cabut, kalau terbukti ya diverifikasi dulu,” kata Abraham. Baca juga: Luhut Kasih Izin PT GSI Diaudit Soal Bisnis PCR dengan Syarat
Adapun kronologi singkat dari laporan itu berawal dari masyarakat yang akan melakukan swab antigen untuk keperluan perjalanan. Tetapi, belum diswab klinik tersebut sudah mengeluarkan hasilnya dan hal itu membingungkan.
”Ada warga melapor pergi ke klinik untuk perjalanan swab antigen. Nah belum diswab tapi dia sudah dapat hasilnya negatif. Kita verifikasi dulu,” jelasnya. Kemudian, juga didapati laporan atau masukan lainnya yang masuk.
Hal tersebut dikatakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo usai kegiatan ‘Kantor Staf Presiden Mendengar bertema Kebijakan Nataru Demi Mencegah Gelombang Ketiga’ di Hotel Royal Jalan Juanda, Kota Bogor, Sabtu (4/12/2021).
”Temuan klinik yang (diduga) melakukan pelanggaran itu datanya sudah dicatat bu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dan nanti akan diverifikasi. Jika ternyata betul bisa jadi izinnya kita cabut, kalau terbukti ya diverifikasi dulu,” kata Abraham. Baca juga: Luhut Kasih Izin PT GSI Diaudit Soal Bisnis PCR dengan Syarat
Adapun kronologi singkat dari laporan itu berawal dari masyarakat yang akan melakukan swab antigen untuk keperluan perjalanan. Tetapi, belum diswab klinik tersebut sudah mengeluarkan hasilnya dan hal itu membingungkan.
”Ada warga melapor pergi ke klinik untuk perjalanan swab antigen. Nah belum diswab tapi dia sudah dapat hasilnya negatif. Kita verifikasi dulu,” jelasnya. Kemudian, juga didapati laporan atau masukan lainnya yang masuk.
Lihat Juga :