Waspada Covid-19 Omicron, Kent: Perketat Prokes dan Vaksin Booster Harus Dimulai
Jum'at, 03 Desember 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini yang kita tahu, pemerintah telah melarang masuknya WNA dari negara dimana varian omicron terdeteksi ke Indonesia. Namun, saya berharap pemerintah agar lebih tegas untuk melakukan pemantauan WNA di Bandara Soetta, jangan sampai kecolongan dan adanya pembiaran seperti yang lalu," tutur Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI (IKAL) PPRA Angkatan LXII itu.
Menurut Kent, vaksin dan penerapan protokol kesehatan ketat menjadi kunci dalam mencegah penularan setiap ada varian baru Covid-19. Kent menyakini jika keduanya sebagai cara efektif untuk mencegah infeksi varian Omicron.
"Penerapan prokes ketat dan vaksin merupakan satu-satunya jalan untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19 Omicron. Kemudian Pemprov DKI harus melakukan sosialisasi secara intens kepada masyarakat DKI Jakarta, tentang bahaya virus varian baru tersebut. Jika kita ambil contoh negara-negara tetangga yang berhasil keluar dari ancaman pandemi, karena melakukan pembatasan ketat dan pergerakan masyarakat, lokalisasi kasus, hingga vaksinasi cepat," beber Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.
Kent meminta kepada Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 varian Omicron. Jangan sampai masuk ke wilayah Jakarta yang kemudian akan kembali merusak tatanan perekonomian warga.
"Saat ini kita tengah di kondisi transisi setelah melewati gelombang kedua Covid-19, dan berada di tengah-tengah merebaknya varian baru, sehingga perlu upaya ekstra untuk menanggulanginya agar tidak kembali terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," tutur Kent.
Selain itu, Kent mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta ,agar menahan diri sejenak jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Diketahui bersama, belajar dari pengalaman tahun lalu, lonjakan mobilitas pada periode Nataru berdampak pada kenaikan kasus Covid-19.
“Kita harus mewaspadai bersama jelang liburan Nataru 2022. Semua pihak saya imbau agar bisa menahan diri untuk tidak melakukan tamasya atau liburan keluar kota atau luar negeri agar kasus Covid-19 di Jakarta tidak kembali melonjak, dengan ditambah adanya varian Omicron," tegas Kent.
Oleh karena itu, Kent meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tegas dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 jelang liburan Nataru 2022, dan jangan sampai teledor hingga akhirnya kebobolan.
Menurut Kent, vaksin dan penerapan protokol kesehatan ketat menjadi kunci dalam mencegah penularan setiap ada varian baru Covid-19. Kent menyakini jika keduanya sebagai cara efektif untuk mencegah infeksi varian Omicron.
"Penerapan prokes ketat dan vaksin merupakan satu-satunya jalan untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19 Omicron. Kemudian Pemprov DKI harus melakukan sosialisasi secara intens kepada masyarakat DKI Jakarta, tentang bahaya virus varian baru tersebut. Jika kita ambil contoh negara-negara tetangga yang berhasil keluar dari ancaman pandemi, karena melakukan pembatasan ketat dan pergerakan masyarakat, lokalisasi kasus, hingga vaksinasi cepat," beber Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.
Kent meminta kepada Pemprov DKI Jakarta langsung bergerak cepat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 varian Omicron. Jangan sampai masuk ke wilayah Jakarta yang kemudian akan kembali merusak tatanan perekonomian warga.
"Saat ini kita tengah di kondisi transisi setelah melewati gelombang kedua Covid-19, dan berada di tengah-tengah merebaknya varian baru, sehingga perlu upaya ekstra untuk menanggulanginya agar tidak kembali terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," tutur Kent.
Selain itu, Kent mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga DKI Jakarta ,agar menahan diri sejenak jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Diketahui bersama, belajar dari pengalaman tahun lalu, lonjakan mobilitas pada periode Nataru berdampak pada kenaikan kasus Covid-19.
“Kita harus mewaspadai bersama jelang liburan Nataru 2022. Semua pihak saya imbau agar bisa menahan diri untuk tidak melakukan tamasya atau liburan keluar kota atau luar negeri agar kasus Covid-19 di Jakarta tidak kembali melonjak, dengan ditambah adanya varian Omicron," tegas Kent.
Oleh karena itu, Kent meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tegas dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 jelang liburan Nataru 2022, dan jangan sampai teledor hingga akhirnya kebobolan.
Lihat Juga :