Pekanbaru Geger! Rapat Koperasi Sawit Rusuh, Petani Dilempari Kursi

Jum'at, 03 Desember 2021 - 20:01 WIB
loading...
Pekanbaru Geger! Rapat...
Ratusan petani pria dan wanita ini mencoba merangsek masuk di acara rapat Koperasi Sawit Makmur (Kopsa-M) di ball room Hotel Prime Park, Pekanbaru Jumat sore (3/12/2021). MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
PEKANBARU - Kerusuhan terjadi di sebuah hotel di Pekanbaru, Riau tempat penyelenggaraan rapat Koperasi Sawit Makmur (Kopsa-M) Jumat sore (3/12/2021). Rapat itu didemo para petani yang berasal Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau. Mereka menilai rapat yang diadakan itu ilegal.

Pada awalnya mereka melakukan orasi di halaman Hotel Prime Park, Pekanbaru, tepatnya depan acara. Mereka berorasi bahwa rapat itu ilegal dan merupakan suruhan dari mantan Ketua Kopsa-M Antony Hamzah yang kini menjadi tersangka kasus penyerangan di Mapolres Kampar, Riau. Mereka meminta massa yang berada di luar untuk dibubarkan karena dianggap ilegal.

Baca juga: Terungkap Pembobolan Data dan Uang Nasabah Koperasi hingga Miliaran Rupiah

Pantauan di lapangan, ratusan petani pria dan wanita ini mencoba merangsek masuk di acara rapat yang berada di ball room Hotel Prime Park, Pekanbaru. Mereka mendorong pintu ball room bersama sama. Sempat ditahan dari dalam ball room, namun akhirnya terbuka.

Dari dalam, massa melempari petani dari Kopsa M dengan kursi. Beberapa kursi mengenai massa yang berada dari luar. Kemudian terjadilah keributan antara dua kubu. Beruntung pihak kepolisian berhasil menegahi kedua kubu itu.

Iwan, salah satu petani menegaskan bahwa RAT (Rapat Anggota Tahunan) Kopsa-M tahun 2021 yang diselenggarakan tersebut cacat hukum. Selain itu, mulai dari panitia penyelenggara dan peserta RAT bukanlah tercatat sebagai petani asli Kopsa-M.

"Kami adalah petani Kopsa-M. Kami yang asli bahkan tidak diundang dalam acara RAT. Bahkan kalau diundang pun dengan tegas kami menolak untuk mengikuti RAT. Karena ini cacat hukum," ucapnya.

Dia mengatakan bahwa penyelenggaraan RAT tersebut diduga sebagai cara Anthony untuk menyelamatkan diri. Dalam orasinya, para petani mendesak agar Anthony segera dibekuk setelah ditetapkan tersangka.

Baca juga: Beredar Video TPNPB Akui Bakar Perusahaan Kayu di Maybrat Papua Barat

Terlebih lagi, masa kepengurusan pengajar Fakultas Pertanian Universitas Riau itu telah usai 2 Desember 2021 kemarin.

Selama kepengurusan itu, Iwan mengatakan Anthony tidak mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran sebesar Rp12 miliar. Termasuk pembayaran bagi hasil kepada petani serta cicilan kepada PTPN V sebagai bapak angkat.



Padahal, Anthony kerap memposisikan diri sebagai petani teraniaya dengan mencari perlindungan hingga ke Kantor Staf Presiden (KSP).

"Kami juga menuntut Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) sejak 2019, 2020 dan 2021 kepengurusan Kopsa M yang dipimpin Antony yang tidak pernah ada kejelasan. Karena kekacauan itu lahan sawit kami terbengkalai dan akhirnya pihak PTPN V sebagai mitra membantu menalangi gaji kami," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Kapolda Riau Copot Kapolsek...
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki
2.713 Hektare Hutan...
2.713 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar, Riau Siaga Darurat Karhutla!
BPIP Gandeng LPM Riau...
BPIP Gandeng LPM Riau Perkuat Nilai-nilai Pancasila di Masyarakat
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Cardea Resmi Hadirkan Fasilitas Pilates dan Fisioterapi Terpadu di Pekanbaru
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Resmi, Chelsea Pecat...
Resmi, Chelsea Pecat Graham Potter dari Kursi Kepelatihan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved