Provinsi Sulsel Kebagian Rp48,68 Triliun dari APBN 2022
Jum'at, 03 Desember 2021 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Anggaran Pertahanan Tembus Rp134 Triliun, Sri Mulyani: Salah Satu Terbesar
Syaiful berharap pemda benar-benar menggunakan alokasi TKDD Tahun 2022 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, percepatan belanja daerah sudah dimulai sejak DIPA dan Alokasi TKDD diberikan. Anggaran belanja sebaiknya segera digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, tidak boleh menumpuk di perbankan.
Selanjutnya, Dana Desa dioptimalkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Program BLT Desa dan program prioritas lainnya tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:Miliki Nilai Kinerja Penganggaran yang Baik, Kemenko Perekonomian Terima DIPA 2022
Syaiful menjelaskan, kondisi ekonomi tahun 2022 masih dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi, sehingga APBN 2022 disiapkan untuk responsif, antisipatif, dan fleksibel.
Syaiful berharap pemda benar-benar menggunakan alokasi TKDD Tahun 2022 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, percepatan belanja daerah sudah dimulai sejak DIPA dan Alokasi TKDD diberikan. Anggaran belanja sebaiknya segera digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, tidak boleh menumpuk di perbankan.
Selanjutnya, Dana Desa dioptimalkan untuk mendukung pemulihan ekonomi dan percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Program BLT Desa dan program prioritas lainnya tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:Miliki Nilai Kinerja Penganggaran yang Baik, Kemenko Perekonomian Terima DIPA 2022
Syaiful menjelaskan, kondisi ekonomi tahun 2022 masih dihadapkan pada ketidakpastian yang tinggi, sehingga APBN 2022 disiapkan untuk responsif, antisipatif, dan fleksibel.
Lihat Juga :