Demi Program Pemulihan Ekonomi, Bansos Dipotong Jadi Rp300 Ribu

Minggu, 07 Juni 2020 - 20:01 WIB
loading...
Demi Program Pemulihan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemberlakukan New Normal akan membuat jumlah bantuan sosial (bansos) menurun, dari Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu. Jenis bansos yang jumlah bantuannya turun itu adalah bansos sembako Jabodetabek, bansos tunai, bansos langsung tunai (BLT) dana desa.

“Bulan Juli sampai Desember sudah masuk fase New Normal . Artinya ada pelonggaran-pelonggaran pembatasan di banyak daerah,” ujarnya melalui pesan singkatnya, Minggu (7/6/2020). ( Baca:Fitnah Jika Dokter Dapat Untung dari Penetapan Status Pasien )

Juliari mengatakan, meskipun besaran bansos dikurangi tapi program lain akan lebih digencarkan. Dalam hal ini adalah program pemulihan ekonomi. “Program pemulihan ekonomi akan lebih gencar dilakukan,” ucapnya.

Selain itu, kondisi saat ini berbeda dengan tiga bulan pertama. Pada kurun waktu tadi program pemerintah dititikberatkan pada program peningkatan kesehatan dan pelindungan atau bantuan sosial.

“Jadi bulan Juli sampai Desember akan lebih lengkap program-programnya. Program kesehatan, program perlindungan sosial dan program pemulihan ekonomi,” terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bansos Bencana untuk...
Bansos Bencana untuk Sumatera Rp600 Miliar Siap Disalurkan, Kebutuhan Rp2 Triliun
Bansos Pakai DTSEN,...
Bansos Pakai DTSEN, Komisi IV Kota Bogor Minta Penyaluran Tepat Sasaran
Peduli Warga Prasejahtera,...
Peduli Warga Prasejahtera, Ocean Dental Bagikan Beras di Wilayah Operasional
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
Kemenimipas Bagi-bagi...
Kemenimipas Bagi-bagi Bansos dan Pengobatan Gratis di Cipinang Besar Utara
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Penyaluran Bansos di Papua Tepat Sasaran dengan SIKS-NG
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Rekomendasi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved