Angka Pengangguran Kota Bandung Naik 3 Persen, Ini Langkah Disnaker
Jum'at, 03 Desember 2021 - 10:45 WIB
loading...
Angka pengangguran di Kota Bandung tercatat mengalami kenaikan sekitar 3 persen sejak pandemi COVID-19. Foto ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Angka pengangguran di Kota Bandung tercatat mengalami kenaikan sekitar 3 persen sejak pandemi COVID-19. Pemkot Bandung terus melakukan berbagai program untuk meningkatkan serapan tenaga kerja.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Darto mengatakan, saat ini, tercatat ada sekitar 147.000 jiwa atau 11,19 persen tingkat pengangguran di Kota Bandung. Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun 2020 lalu yang tercatat hanya 8,16 persen. Baca juga: Menkeu Sri Mulyani : Tingkat Pengangguran di Tahun 2022 akan Kembali Turun
Darto memaparkan, di tahun 2021 ini terjadi peningkatan angka pengangguran yang cukup signifikan. Sebab, tidak hanya diakibatkan oleh persaingan atau jumlah angkatan kerja dan peluang kerja yang tidak seimbang, tetapi juga terdampak oleh pandemi COVID-19.
"Sehingga pemulihan ekonomi menjadi isu yang strategis di tahun 2022 nanti. Tentu Disnaker akan menangani pemulihan ekonomi ini lebih fokus," ujarnya.
Pemkot Bandung, kata dia, memastikan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis menekan angka pengangguran di Kota Bandung. Terlebih, jumlah pengangguran yang meningkat akibat pandemi COVID-19.
Darto menyebutkan, fokus utama Disnaker yakni meningkatkan upaya untuk mencetak kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Kota Bandung. Sehingga SDM di Kota Bandung memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Kita juga berupaya menaikkan jumlah orang yang bisa kita latih. Terus mengembangkan layanan baru supaya orang makin mudah mendapatkan kompetensi dengan biaya lebih murah," ucap Darto.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Darto mengatakan, saat ini, tercatat ada sekitar 147.000 jiwa atau 11,19 persen tingkat pengangguran di Kota Bandung. Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun 2020 lalu yang tercatat hanya 8,16 persen. Baca juga: Menkeu Sri Mulyani : Tingkat Pengangguran di Tahun 2022 akan Kembali Turun
Darto memaparkan, di tahun 2021 ini terjadi peningkatan angka pengangguran yang cukup signifikan. Sebab, tidak hanya diakibatkan oleh persaingan atau jumlah angkatan kerja dan peluang kerja yang tidak seimbang, tetapi juga terdampak oleh pandemi COVID-19.
"Sehingga pemulihan ekonomi menjadi isu yang strategis di tahun 2022 nanti. Tentu Disnaker akan menangani pemulihan ekonomi ini lebih fokus," ujarnya.
Pemkot Bandung, kata dia, memastikan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis menekan angka pengangguran di Kota Bandung. Terlebih, jumlah pengangguran yang meningkat akibat pandemi COVID-19.
Darto menyebutkan, fokus utama Disnaker yakni meningkatkan upaya untuk mencetak kompetensi sumber daya manusia (SDM) di Kota Bandung. Sehingga SDM di Kota Bandung memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
"Kita juga berupaya menaikkan jumlah orang yang bisa kita latih. Terus mengembangkan layanan baru supaya orang makin mudah mendapatkan kompetensi dengan biaya lebih murah," ucap Darto.
Lihat Juga :