Memilukan! Dihimpit Kemiskinan, Bocah 9 Tahun Harus Banting Tulang Jadi Pemulung
Jum'at, 03 Desember 2021 - 01:06 WIB
loading...
A
A
A
"Rupanya dia setiap hari memungut rongsokan hingga larut malam, dengan rute jalan Raya Babakan-Pangandaran hingga ke wilayah Cikembulan," jelas Nana Suryana. Jarak yang cukup jauh dari rumah kakeknya dan sangat berisiko bagi seorang anak, tidak membuat langkah Leon surut.
Baca juga: Penambangan Ilegal di Sukabumi Makan Korban, 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor
"Aktivitas memulung barang rongsokan tersebut, dilakukannya atas kemauan dia tanpa ada yang menyuruh," tutur Nana Suryana. Hasil dari memungut barang bekas, dijualnya kembali untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.
"Kami menilai aktivitas ini sangat berisiko, dan mengancam keamanan anak. Selain itu juga sangat tidak wajar," papar Nana Suryana. Dia berharap, pihak terkait bisa mencari solusi agar anak usia sembilan tahun itu tidak meneruskan kebiasaan tersebut.
Baca juga: Penambangan Ilegal di Sukabumi Makan Korban, 2 Orang Tewas Tertimbun Longsor
"Aktivitas memulung barang rongsokan tersebut, dilakukannya atas kemauan dia tanpa ada yang menyuruh," tutur Nana Suryana. Hasil dari memungut barang bekas, dijualnya kembali untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.
"Kami menilai aktivitas ini sangat berisiko, dan mengancam keamanan anak. Selain itu juga sangat tidak wajar," papar Nana Suryana. Dia berharap, pihak terkait bisa mencari solusi agar anak usia sembilan tahun itu tidak meneruskan kebiasaan tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :