Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, RS Siloam Balikpapan Gelar Edukasi HIV/AIDS

Kamis, 02 Desember 2021 - 22:03 WIB
loading...
Tingkatkan Pemahaman...
Siloam Hospitals Balikpapan menggelar edukasi seputar HIV-AIDS. Edukasi dalam rangka Hari AIDS Internasional yang jatuh pada 1 Desember ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman warga. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BALIKPAPAN - Siloam Hospitals Balikpapan menggelar edukasi kesehatan seputar HIV-AIDS. Edukasi dalam rangka Hari AIDS Internasional yang jatuh pada 1 Desember ini diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman warga terkait HIV/AIDS.

Dokter Liliana Handranatan, dokter voluntary counseling testing khusus untuk HIV-AIDS mengatakan bahwa saat ini HIV (human immunodeficiency virus) masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang. Kurangnya pemahaman tentang HIV, lanjutnya, membuat orang dengan HIV-AIDS (ODHA) seringkali mendapatkan perlakuan yang diskriminatif. Baca juga: Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Ingatkan Pentingnya Medical Check Up

"HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit," ungkap Liliana Handranatan dalam edukasi bertajuk 'Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya'.

Liliana menjelaskan, HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. "Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya. Jadi HIV itu adalah virusnya, sementara AIDS adalah kumpulan gejala yang disebabkan karena penurunan kekebalan tubuh," imbuh Liliana. Baca juga: Tes HIV Harus Dilakukan Pemain Film Dewasa, Begini Cara Kerjanya

Tahap paling lanjut dari infeksi HIV adalah Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), yang dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang jika tidak diobati, tergantung pada kondisi masing-masing individu. Namun, tidak semua orang yang mengidap HIV akan berkembang menjadi AIDS. Secara garis besar, jelas Liliana, ada empat cara virus ini ditularkan.

Yang pertama melalui transfusi darah. Kedua lewat cairan sperma atau cairan pre ejakulasi. "Dan yang ketiga lewat cairan vagina, dan keempat melalui Air Susu Ibu. Jadi penularannya tidak semudah yang kita kira," tutur dokter Lili yang juga bertugas sebagai dokter MCU di Siloam Hospitals Balikpapan ini.

Ditambahkannya bahwa HIV tidak ditularkan melalui air liur tetapi lewat darah dan cairan sperma dan air susu ibu. "Jadi bukan dari kontak makan. Maka bagi pihak keluarga tidak perlu khawatir saat makan bersama dengan penderita AIDS," katanya.

Adapun gejala dari HIV yang pertama kali muncul adalah, demam, sakit kepala, diare, dan sariawan. Biasanya, lanjut Liliana, untuk orang dengan HIV positif menjadi AIDS itu butuh waktu yang lama dengan durasi lebih dari 10 tahun.

"Disana kalau sudah muncul AIDS maka gejala-gejala dari turunnya sistem kekebalan tubuh seperti infeksi-infeksi oportunistik akan bisa masuk ke dalam tubuh. "Jadi bisa menyebabkan infeksi TBC, kemudian penurunan berat badan yang signifikan, lalu bisa menyebabkan infeksi jamur dan lain sebagainya," tutur dokter Liliana.

Di akhir sesi edukasi, dokter Liliana mengatakan bahwa yang membunuh orang yang terinfeksi HIV/AIDS bukan penyakit itu sendiri, melainkan diskriminasi dan kebencian yg didapat dari orang sekitarnya. "Diskriminasi dan kebencian itulah yang membuat mereka takut untuk diperiksakan. Hal itulah yang juga menyebabkan penyebaran virus HIV akan terus meluas," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti...
Pimpin KAUP FHUP, Sayuti Fokus Koneksi Alumni dan Edukasi Profesi Hukum
Siswa SDN Cibilik Antusias...
Siswa SDN Cibilik Antusias Ikuti Edukasi Lingkungan oleh MNC Peduli dan MNC Tourism
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Film Jadi Media Edukasi bagi Anak dan Keluarga
Kebumen Campus Festival...
Kebumen Campus Festival 2026, PMKRI: Permudah Pelajar yang Ingin ke Perguruan Tinggi
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan...
Edukasi Jadi Kunci Perkembangan Industri Estetika Medis
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved