80 Persen Hutan NTB Kritis, Penyebab Banjir dan Longsor

Selasa, 30 November 2021 - 13:20 WIB
loading...
80 Persen Hutan NTB...
Kondisi hutan di NTB kritis. Foto: Hari/MNC Media
A A A
MATARAM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebut, kondisi hutan di NTB sudah sangat memprihatinkan.

Kondisi tersebut, ditengarai menjadi pemicu terjadinya berbagai bencana, seperti kekeringan saat musim kemarau, dan banjir serta tanah longsor saat musim penghujan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau LHK Proinsi NTB, Madani Mukarom mengatakan, aksi penyelamatan hutan NTB mutlak diperlukan untuk kelangsungan ekosistem yang ada.

Baca juga: Hijaukan Tahura Raden Soerjo, Dinas Kehutanan Jatim Tanam Jutaan Pohon

"Aksi penyelamatan hutan NTB seperti reboisasi atau penghijauan dengan menanam bibit pohon harus dilakukan semua elemen masarakat," katanya, Selasa (30/11/2021).

Saat ini, luas hutan NTB mencapai 1,07 juta hektare. Dari luas itu, 80 persen kondisinya kritis.

Baca: Lindungi Lahan Kritis Kawasan Cikande, Dinas Kehutanan Jabar Tanam Ribuan Pohon

"Faktor perambahan hutan, pembalakan liar, dan kurangnya sumber daya petugas kehutanan yang dimiliki Pemprov NTB ditengarai menjadi penyebabnya," sambungnya.

Melihat kondisi itu, diperlukan adanya ketegasan aparatur negara dalam menindak dan memproses hukum perusak hutan untuk mewujudkan hutan NTB lestari, dan hijau kembali.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Rekomendasi
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Berita Terkini
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved