778 Sekolah Belum Dapat Izin Gelar PTM Terbatas di Kota Bandung
Selasa, 30 November 2021 - 11:45 WIB
loading...
Sebanyak 778 sekolah di Kota Bandung tunda gelar PTM terbatas karena belum mendapat izin.Foto/dok
A
A
A
BANDUNG - Sebanyak 778 sekolah dari berbagai tingkatan di Kota Bandung sampai saat ini masih menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) . Ratusan sekolah tersebut belum mendapatkan izin menggelar pendidikan tatap muka (PTM) terbatas dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
"Saat ini masih ada 778 sekolah di Kota Bandung yang belum mendapat ijin menggelar PTM terbatas," kata Kasi Kurikulum Pengembangan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kota Bandung Jajang Hermawan pada acara Bandung Menjawab di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Selasa (30/11/2021).
baca juga: Kepepet Uang Top Up Game, Kakak Adik Pelajar SMP Kompak Bobol Konter HP
Kendati begitu, kata dia, ratusan sekolah tersebut saat ini sedang mengikuti proses verifikasi untuk menggelar PTM terbatas dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Dia menargetkan, dalam waktu dekat proses verifikasi segerera selesai, sehingga mereka bisa menggelar PTM terbatas dengan kuota siswa 25 persen.
"Secara kesiapan dari isian Disdik, mereka sudah siap, cuman mesti diverifikasi dan di cek ke lapangan seperti apa. Sekarang prosesnya sedang verifikasi oleh Satgas COVID tingkat kecamatan," beber dia.
"Saat ini masih ada 778 sekolah di Kota Bandung yang belum mendapat ijin menggelar PTM terbatas," kata Kasi Kurikulum Pengembangan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kota Bandung Jajang Hermawan pada acara Bandung Menjawab di Taman Dewi Sartika, Kota Bandung, Selasa (30/11/2021).
baca juga: Kepepet Uang Top Up Game, Kakak Adik Pelajar SMP Kompak Bobol Konter HP
Kendati begitu, kata dia, ratusan sekolah tersebut saat ini sedang mengikuti proses verifikasi untuk menggelar PTM terbatas dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Dia menargetkan, dalam waktu dekat proses verifikasi segerera selesai, sehingga mereka bisa menggelar PTM terbatas dengan kuota siswa 25 persen.
"Secara kesiapan dari isian Disdik, mereka sudah siap, cuman mesti diverifikasi dan di cek ke lapangan seperti apa. Sekarang prosesnya sedang verifikasi oleh Satgas COVID tingkat kecamatan," beber dia.
Lihat Juga :