Kalah Pilkades, Jalan Menuju Pondok Pesantren dan Rumah Ditutup

Senin, 29 November 2021 - 21:49 WIB
loading...
Kalah Pilkades, Jalan...
Warga menyaksikan jalan yang ditutup sejumlah orang tidak dikenal diduga sebagai orang suruhan cakades yang kalah di Pilkades. Foto: iNewsTV/Bambang Sugiarto
A A A
JEMBER - Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) di Jember meninggalkan kesan miris bagi warga desa setempat, pasalnya jalan menuju pondok pesantren dan rumah warga mendadak ditutup orang tidak dikenal pascapilkades.

Diduga, penutupan jalan itu merupakan imbas dari pilkades yang diduga sebagai ulah cakades yang kalah dalam pemilihan.

Baca juga: Serangan Fajar Pilkades Serentak di Bandung Barat, Warga Terima Amplop Berisi Uang Rp30.000

Jalan menuju Ponpes Asmoro Qondi Plerean itu ditutup menggunakan bambu oleh orang tak dikenal yang diduga suruhan cakades yang kalah.

Akibatnya, akses jalan menuju pondok pesantren berikut beberapa rumah warga di sekitarnya tak dapat dilalui karena terhalang bambu.

Aksi penutupan itu pun terekan video amatir memperlihatkan saat orang tak dikenal yang diduga suruhan Calon Kepala Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember yang kalah dalam pemilihan kepala desa beberapa hari lalu menutup akses jalan.

Nampak orang-orang tersebut memasang patok bambu dan menutup jalan sehingga tak dapat dilalui orang maupun kendaraan.

Baca juga: Diguyur Hujan Gerimis, Mensos Risma Temui Remaja Korban Pemerkosaan dan Perundungan

Padahal jalan tersebut merupakan akses masuk warga untuk pengajian, berbobat alternatif, kegiatan santunan anak yatim di ponpes itu, berikut petani yang akan mencari rumput di sawah.

Namun akses jalan itu telah ditutup tanpa alasan yang jelas dari si penutup jalan. Saat warga menanyakan tidak satu pun yang mau memberikan penjelasan.

Beberapa warga justru menuduh Sudahyo, Cakades Plerean Incumbent yang kalah dalam pilkades beberapa waktu lalu, karena saat penutupan jalan tersebut cakades yang kalah itu ada di antara beberapa warga tak dikenal yang melakukan aksi penutupan.

Diduga dia geram lantaran warga yang ada di sekitar jalan yang ditutup tidak mendukung dirinya dalam pilkades, sehingga area tanah yang diduga milik cakades yang kalah itu kemudian ditutup tanpa pemberitahuan warga sekitar.

Baca juga: Menolak Bersetubuh, Terapis Pijat Cantik Dihajar Suami Siri hingga Babak Belur

Pengasuh Ponpes Asmoro Qondi Plerean, Abdurahman Wahid membenarkan yang menutup akses jalan tersebut Sudahyo, yang tak lain adalah calon kepala desa plerean yang kalah dalam pilkades beberapa hari lalu.

“Jika pun tanah yang ditutup tersebut milik cakades yang kalah, seharusnya dari sisi kemanusiaan tidak lantas menutup jalan semena mena, karena jalan itu merupakan akses warga untuk pengajian, berobat alternatif dan kegiatan santunan anak yatim di ponpes tersebut sehingga saat ini sangat kesulitan masuk pondok lantaran jalan tersebut ditutup,” ungkapnya.

Abdurahman pun berharap hal ini dapat diselesaikan secara musyawarah dengan berbagai pihak tanpa harus menutup jalan, karena jalanan itu dibutuhkan oleh masyarakat banyak

Sementara itu, Sudahyo Cakades Plerean yang kalah saat dikonfirmasi lewat HP mengaku, tidak melakukan penutupan jalan dan itu tidak ada.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jalur Alternatif...
Ini Jalur Alternatif dari Jakarta ke Depok usai Jalan Lenteng Agung Ambles
Awas! Ruas Jalan di...
Awas! Ruas Jalan di Lenteng Agung Ambles, Satu Jalur Tak Bisa Digunakan
Jalur ke Puncak Ditutup...
Jalur ke Puncak Ditutup Sementara, One Way Arah Turun Diberlakukan
Libur Panjang Akhir...
Libur Panjang Akhir Pekan, Jalur ke Puncak Bogor Ditutup Siang Ini
Polisi Tutup Jalan MH...
Polisi Tutup Jalan MH Thamrin-Sudirman Jelang Pawai Obor Malam Takbiran
Daftar Rekayasa Lalu...
Daftar Rekayasa Lalu Lintas saat Kegiatan Malam Takbiran Pemprov DKI Jakarta
Viral Main Gim dan Merokok...
Viral Main Gim dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember dari Gerindra Disanksi Teguran Keras
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
Imbas Kebakaran Glodok...
Imbas Kebakaran Glodok Plaza, Jalan Pinangsia Raya dan Mangga Besar 1 Ditutup
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved