Potongan Tubuh Driver Ojol Bekasi Diteliti di RS Polri, Dokter: Lebih Rumit dari Jenazah Utuh
Senin, 29 November 2021 - 15:45 WIB
loading...
Korban mutilasi. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menerima potongan tubuh driver ojek online (ojol) berinisial RS (28). Potongan tubuh korban mutilasi ini ditemukan di Jalan Raya Pantura, Kampung Kedunggede, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/11/2021).
Kabid Yan Dokpol RS Polri Kombes Pol Agung W mengatakan, korban diperkirakan dibunuh tiga hari lalu. Dari pemeriksaan sementara potongan tubuh korban sudah mengeluarkan aroma busuk. "Karena ada pembusukan, maka pihaknya perlu ada penelitian lebih mendalam lagi. Penelitiannya lebih rumit daripada jenazah utuh," ujar Agung di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (29/11/2021).
Baca juga: 7 Kasus Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Pemeriksaan potongan tubuh korban untuk membantu proses penyelidikan jajaran Polres Metro Bekasi dalam mengungkap dalang pembunuhan driver ojol. "Kami memberikan layanan forensik membantu penyidik dan dalam hal ini kami melakukan pemeriksaan semaksimal mungkin sehingga memberikan informasi untuk proses penyelidikan," katanya.
Polisi telah menetapkan 3 tersangka mutilasi driver ojol yakni yakni MP (29) dan FR (20) serta satu lagi berinisial ER masih dalam pengejaran. Kejadian berawal ketika FR berkelahi dengan korban RS di tempat penitipan motor Mitra samping Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat 26 November 2021 sekitar pukul 23.00 WIB. Selanjutnya dilerai oleh MP. Kemudian, korban dan MP diajak keluar untuk mengonsumsi narkoba dan kembali ke penitipan motor pukul 00.00 WIB. Setelah itu, korban RS tidur di tempat penitipan motor.
Pelaku menghabisi nyawa korban saat tertidur. MP sudah mempersiapkan pembunuhan dengan mengambil golok dan mengasahnya dengan amplas. MP lalu menyuruh FR mengambil bantal. Setelah FR mengambil bantal, selanjutnya ER memegang kaki korban dan FR menutup muka korban dengan bantal.
Baca juga: Kasus Mutilasi di Bekasi, Ini Sejumlah Barang Bukti yang Disita Polisi
Kabid Yan Dokpol RS Polri Kombes Pol Agung W mengatakan, korban diperkirakan dibunuh tiga hari lalu. Dari pemeriksaan sementara potongan tubuh korban sudah mengeluarkan aroma busuk. "Karena ada pembusukan, maka pihaknya perlu ada penelitian lebih mendalam lagi. Penelitiannya lebih rumit daripada jenazah utuh," ujar Agung di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (29/11/2021).
Baca juga: 7 Kasus Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Pemeriksaan potongan tubuh korban untuk membantu proses penyelidikan jajaran Polres Metro Bekasi dalam mengungkap dalang pembunuhan driver ojol. "Kami memberikan layanan forensik membantu penyidik dan dalam hal ini kami melakukan pemeriksaan semaksimal mungkin sehingga memberikan informasi untuk proses penyelidikan," katanya.
Polisi telah menetapkan 3 tersangka mutilasi driver ojol yakni yakni MP (29) dan FR (20) serta satu lagi berinisial ER masih dalam pengejaran. Kejadian berawal ketika FR berkelahi dengan korban RS di tempat penitipan motor Mitra samping Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat 26 November 2021 sekitar pukul 23.00 WIB. Selanjutnya dilerai oleh MP. Kemudian, korban dan MP diajak keluar untuk mengonsumsi narkoba dan kembali ke penitipan motor pukul 00.00 WIB. Setelah itu, korban RS tidur di tempat penitipan motor.
Pelaku menghabisi nyawa korban saat tertidur. MP sudah mempersiapkan pembunuhan dengan mengambil golok dan mengasahnya dengan amplas. MP lalu menyuruh FR mengambil bantal. Setelah FR mengambil bantal, selanjutnya ER memegang kaki korban dan FR menutup muka korban dengan bantal.
Baca juga: Kasus Mutilasi di Bekasi, Ini Sejumlah Barang Bukti yang Disita Polisi
Lihat Juga :