Warga Pakopen Semarang Geruduk Balai Desa Tuntut Kadus Dicopot

Minggu, 07 Juni 2020 - 10:30 WIB
loading...
Warga Pakopen Semarang...
Warga Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang menuntut Kades mencopot Kadus Pakopen karena tidak transparan dalam pengelolaan anggaran. FOTO/iNews/LURISA LULU
A A A
SEMARANG - Di tengah pandemi COVID-19 yang mengharuskan masyarakat tetap berada di rumah dan menjaga jarak, warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang , unjuk rasa menggeruduk Balai Desa setempat, Minggu (7/6/2020). Mereka menuntut kepala desa mencopot Kadus Pakopen karena dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dusun.

Unjuk rasa dilakukan oleh sejumlah perwakilan warga dengan mendatangi balai desa. Mereka mengungkapkan kekecewaan warga terkait kinerja Kepala Dusun Pakopen, Sucipto yang dinilai tidak becus mengurusi persoalan dusun. Data anggaran tidak tidak transparan dan pembangunan infrastruktur dusun juga lambat.

Selain itu, warga juga mempertanyakan alokasi dana sumbangan sebesar Rp150.000 per bulan yang berasal dari kantor desa dan kecamatan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Warga menduga adanya penyelewengan dana sehingga pembangunan infrastruktur jalan tidak pernah terealisasi. (Baca juga: Kisah Winarni, Jatuh Bangun Menjual Rengginang Demi Menyambung Hidup )

Aksi sempat memanas dan nyaris ricuh saat perwakilan warga mendesak kepala desa segera mencopot Kadus Sucipto.

"Aksi kami telah mendapat persetujuan dari sebagaian besar warga di empat RT. Warga menuntut Kadus segera dicopot," kata tokoh pemuda Dusun Pakopen, Danang.

Menurutnya, jika tuntutan ini tidak segera dilaksanakan, maka warga akan menggelar unjuk rasa dengan massa lebih banyak lagi.

Sementara itu, Kepala Desa Pakopen, Agus Subarjo menyatakan akan menampung tuntutan warga dan menelusuri persoalan yang terjadi.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Demo Ojol, Polisi...
Jelang Demo Ojol, Polisi Siapkan Blokade di Jalan Medan Merdeka Selatan
Ada Demo Buruh di Kemnaker,...
Ada Demo Buruh di Kemnaker, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Geruduk Kantor SMRC,...
Geruduk Kantor SMRC, Massa Ojol: Tangkap dan Adili Saiful Mujani
Kapolda Riau Copot Kapolsek...
Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan seusai Unjuk Rasa Berujung Anarki
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Rekomendasi
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
Arab Saudi Tangguhkan...
Arab Saudi Tangguhkan Visa Warga 14 Negara Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved