Datangi Warga di Tidung Kalimantan Utara, Mendes PDTT Berbalas Pantun
Sabtu, 27 November 2021 - 20:39 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, dia berharap Desa Salimbatu bisa dijadikan sebagai objek wisata religi, masih dengan pantun. ”Desa Salimbatu di pinggir kali, tempat pengembangan agama Islam yang pertama kali. Kami mohon bantuan agar Desa Salimbatu dijadikan desa wisata religi,” harapnya.
Baca juga: Profil Haji Rame, Berani Borong Tembakau Petani Temanggung secara Tunai Rp20 Miliar
Sementara Mendes PDTT itu membalas pantun untuk warga Desa Salimbatu. “Buah pepaya buah jambu, dimakan Pak Markum satu per satu. Izinkan saya menyapa Bapak dan Ibu, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga Gus Halim mengaku sangat bersyukur bisa mengunjungi Desa Salimbatu yang kental akan budaya dan adat istiadatnya. “Sangat berbahagia bisa bersilaturahmi dengan satu desa yang memiliki kemampuan untuk terus mempertahankan adat istiadat yang sangat bagus,” ujarnya.
Sebelum ke rumah adat Tidung, Gus Halim beserta Ketua Adat dan rombongan berziarah ke Makam Said Ahmad Al-Maghribi di Desa Salimbatu. "Kita harus terus berupaya menghidupkan dan mempertahankan adat budaya kita yang sangat bagus, yang sempat terpuruk karena penjajahan," ujarnya.
Baca juga: Profil Haji Rame, Berani Borong Tembakau Petani Temanggung secara Tunai Rp20 Miliar
Sementara Mendes PDTT itu membalas pantun untuk warga Desa Salimbatu. “Buah pepaya buah jambu, dimakan Pak Markum satu per satu. Izinkan saya menyapa Bapak dan Ibu, assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga Gus Halim mengaku sangat bersyukur bisa mengunjungi Desa Salimbatu yang kental akan budaya dan adat istiadatnya. “Sangat berbahagia bisa bersilaturahmi dengan satu desa yang memiliki kemampuan untuk terus mempertahankan adat istiadat yang sangat bagus,” ujarnya.
Sebelum ke rumah adat Tidung, Gus Halim beserta Ketua Adat dan rombongan berziarah ke Makam Said Ahmad Al-Maghribi di Desa Salimbatu. "Kita harus terus berupaya menghidupkan dan mempertahankan adat budaya kita yang sangat bagus, yang sempat terpuruk karena penjajahan," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :