Profil Haji Rame, Berani Borong Tembakau Petani Temanggung secara Tunai Rp20 Miliar
Rabu, 24 November 2021 - 16:15 WIB
loading...
Haji Rame saat menyerahkan uang pembelian tembakau kepada petani di rumahnya, Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah. Foto/iNews TV/Didik Dono Hartono
A
A
A
TEMANGGUNG - Haji Rame jadi perbincangan karena sanggup membeli tembakau yang dihasilkan petani di Temanggung, Jawa Tengah dengan total harga mencapai Rp20 miliar lebih. Hebatnya, setiap transaksi tembakau dibayar langsung dengan tunai kepada petani. Sontak para petani tembakau di Temanggung setiap kali panen mendadak jadi jutawan baru.
![Profil Haji Rame, Berani Borong Tembakau Petani Temanggung secara Tunai Rp20 Miliar]()
Penampilan Haji Rame, pedagang sekaligus petani tembakau terkenal di Temanggung ini terbilang sangat sederhana, yakni baju lengan pendek, celana panjang, rambut gondrong, berkumis dan berkopiah hitam.
Baca juga: Desa Miliarder Bakal Kehilangan Setengah Kampungnya untuk Tol Yogyakarta-Bawen
Rumah Haji Rame di Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung yang cukup megah nampak ramai dengan tamu. Di ruang tamu, ada tumpukan uang pecahan seratus ribu yang jumlahnya miliaran rupiah.
Uang sekitar Rp20 miliar lebih itu dibayarkan kepada para petani untuk membeli komoditas tembakau yang dibelinya. Jumlah yang diterima para petani bervariasi sesuai jumlah keranjang tembakau yang terjual. Rata-rata para petani menerima ratusan juta rupiah. Bahkan ada yang menerima hampir setengah miliar rupiah.

Penampilan Haji Rame, pedagang sekaligus petani tembakau terkenal di Temanggung ini terbilang sangat sederhana, yakni baju lengan pendek, celana panjang, rambut gondrong, berkumis dan berkopiah hitam.
Baca juga: Desa Miliarder Bakal Kehilangan Setengah Kampungnya untuk Tol Yogyakarta-Bawen
Rumah Haji Rame di Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung yang cukup megah nampak ramai dengan tamu. Di ruang tamu, ada tumpukan uang pecahan seratus ribu yang jumlahnya miliaran rupiah.
Uang sekitar Rp20 miliar lebih itu dibayarkan kepada para petani untuk membeli komoditas tembakau yang dibelinya. Jumlah yang diterima para petani bervariasi sesuai jumlah keranjang tembakau yang terjual. Rata-rata para petani menerima ratusan juta rupiah. Bahkan ada yang menerima hampir setengah miliar rupiah.
Lihat Juga :