Identitas Korban Mutilasi di Bekasi Terungkap, Ternyata Driver Ojek Online
Sabtu, 27 November 2021 - 19:56 WIB
loading...
Zarul Ulia (53) mengungkapkan identitas korban mutilasi yang menghebohkan Bekasi, Sabtu (27/11/2021). Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Sosok korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di Jalan Raya Pantura, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/11/2021) pagi, akhirnya terungkap. Korban diketahui Ridho Suhendra (28), seorang pria yang keseharianmya bekerja sebagai driver ojek online.
Paman korban Zarul Ulia (53) mengatakan, hari ini polisi sudah mendatangi rumah Ridho yang beralamat di Kampung Buwek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Diduga Dimutilasi, Potongan Kaki dan Tangan Ditemukan di Perbatasan Bekasi-Karawang
"Tadi pagi menjelang siang, polisi datang ke sini untuk mengecek dan menanyakan mengenai identitas Ridho. Ditanya, 'apa betul Ridho Suhendra tinggal di sini, apa betul umurnya 28 tahun, dan lainnya'. Ya semua yang ditanyakan polisi memang benar," tutur Zairul di lokasi.
Setelah itu, polisi yang dipertemukan dengan orang tua Ridho menjelaskan bahwa korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi dimutilasi. Zairul menduga bahwa sidik jari Ridho dipindai oleh kepolisian sehingga semua data diri yang tercantum dalam e-KTP miliknya tertera di dalam data base.
Paman korban Zarul Ulia (53) mengatakan, hari ini polisi sudah mendatangi rumah Ridho yang beralamat di Kampung Buwek, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Diduga Dimutilasi, Potongan Kaki dan Tangan Ditemukan di Perbatasan Bekasi-Karawang
"Tadi pagi menjelang siang, polisi datang ke sini untuk mengecek dan menanyakan mengenai identitas Ridho. Ditanya, 'apa betul Ridho Suhendra tinggal di sini, apa betul umurnya 28 tahun, dan lainnya'. Ya semua yang ditanyakan polisi memang benar," tutur Zairul di lokasi.
Setelah itu, polisi yang dipertemukan dengan orang tua Ridho menjelaskan bahwa korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi dimutilasi. Zairul menduga bahwa sidik jari Ridho dipindai oleh kepolisian sehingga semua data diri yang tercantum dalam e-KTP miliknya tertera di dalam data base.
Lihat Juga :