LSM Tamperak Lakukan Pemerasan di Kementerian/Lembaga hingga Institusi TNI-Polri
Jum'at, 26 November 2021 - 21:41 WIB
loading...
kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengimbau seluruh instansi, baik sipil maupun TNI-Polri, agar berhati-hati dengan aksi LSM Tamperak. Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengimbau kepada seluruh instansi, baik sipil maupun TNI-Polri, agar berhati-hati dengan aksi LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (Tamperak). Berkaca dari kasus yang menimpa HW, anggota Polsek Menteng, LSM Tamperak cukup berani memeras instansi-instansi.
Baca juga: Peras Anggota Polri Rp2,5 Miliar, Ketua LSM Dirigkus Polisi
"Apabila ada memang pelanggaran oknum, jangan digeneralisasi sehingga mengggangu kehormatan instansi seperti yang dilakukan LSM Tamperak. Silakan laporkan ke Propam. Harap berhati-hati terhadap LSM Tamperak di seluruh Indonesia atas kejadian yang sudah terjadi," ujar Hengki saat konferensi pers di Polrestro Jakarta Pusat, Jumat (26/11/2021).
![LSM Tamperak Lakukan Pemerasan di Kementerian/Lembaga hingga Institusi TNI-Polri]()
Hengki melanjutkan, Ketua Temperak Kepas Panagean Pangaribuan dan temannya Robinson Manik dalam beraksi menggunakan modus mendatangi instansi dan mencari kelemahan serta mengancam memviralkannya.
"Lokasi-lokasi yang didatangi oleh LSM ini antara lain Kemenkes, Kemenkeu, di sini berselisih dengan security karena yang bersangkutan memaksa untuk ikut rapat dengan menteri," kata Hengki.
Kedua tersangka juga pernah mendatangi BNN dan Polres Jaksel. Bahkan saat itu pelaku datang jam 10 malam mencari Kapolres dan memviralkan berhadapan dengan polwan yang saat itu ada.
Baca juga: Peras Anggota Polri Rp2,5 Miliar, Ketua LSM Dirigkus Polisi
"Apabila ada memang pelanggaran oknum, jangan digeneralisasi sehingga mengggangu kehormatan instansi seperti yang dilakukan LSM Tamperak. Silakan laporkan ke Propam. Harap berhati-hati terhadap LSM Tamperak di seluruh Indonesia atas kejadian yang sudah terjadi," ujar Hengki saat konferensi pers di Polrestro Jakarta Pusat, Jumat (26/11/2021).

Hengki melanjutkan, Ketua Temperak Kepas Panagean Pangaribuan dan temannya Robinson Manik dalam beraksi menggunakan modus mendatangi instansi dan mencari kelemahan serta mengancam memviralkannya.
"Lokasi-lokasi yang didatangi oleh LSM ini antara lain Kemenkes, Kemenkeu, di sini berselisih dengan security karena yang bersangkutan memaksa untuk ikut rapat dengan menteri," kata Hengki.
Kedua tersangka juga pernah mendatangi BNN dan Polres Jaksel. Bahkan saat itu pelaku datang jam 10 malam mencari Kapolres dan memviralkan berhadapan dengan polwan yang saat itu ada.
Lihat Juga :