Australia dan Jepang Dukung Gerakan Black Lives Matter

Sabtu, 06 Juni 2020 - 18:01 WIB
loading...
Australia dan Jepang...
Demonstran berada di distrik perbelanjaan Shibuya, Tokyo, Jepang. Foto/REUTERS/Issei Kato
A A A
SYDNEY - Ribuan orang turun ke jalanan di Australia dan ratusan orang di Jepang untuk mendukung protes mengecam kebrutalan polisi di Amerika Serikat (AS).

Unjuk rasa juga muncul di Korea Selatan (Korsel) dan Thailand. Protes global itu menunjukkan kemarahan terhadap perlakuan polisi pada etnik minoritas yang dipicu pembunuhan George Floyd di Mineapolis pada 25 Mei.

Floyd tewas setelah seorang polisi mencekik lehernya dengan lutut selama sembilan menit dan teman-teman polisinya berdiri di sekitarnya. (Baca: Bak Film Horor, Pria Ini Ancam Demonstran dengan Gergaji Mesin)

Di Brisbane, Australia, polisi memperkirakan 10.000 orang bergabung protes damai memakai masker dan membawa tulisan “Black Lives Matter”. Banyak yang membawa bendera pribumi. Mereka mendesak polisi mengakhiri perlakuan buruk pada pribumi Australia.

Protes juga digelar di Melbourne, Adelaide dan kota-kota Australia lainnya. Di Tokyo, demonstran menetang perlakuan polisi pada seorang pria Kurdi yang mengaku dia dihentikan saat mengemudi dan didorong ke jalan sehingga dia mengalami luka memar.

Penyelenggara demo menegaskan dukungan pada gerakan Black Lives Matter. “Saya ingin menunjukkan bahwa ada rasisme di Jepang sekarang,” tutur Wakaba, 17, pelajar SMA di Jepang. (Baca: Gedung Putih Tarik Pasukan AS dari Jerman)

Dia dan temannya Moe, berunjuk rasa memakai seragam sekolah sambil membawa tulisan, “Jika Anda tidak marah, Anda tidak peduli. Tak ada keadilan, tak ada perdamaian, tak ada polisi rasis,” teriak pengunjuk rasa.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTPN IV Manfaatkan Teknologi...
PTPN IV Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Pengawasan Kebun Sawit
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
PM Australia Kunjungi...
PM Australia Kunjungi Indonesia, 8 Ruas Jalan di Jakarta Dialihkan
Ngeri! Truk Terguling...
Ngeri! Truk Terguling di GT Karawang Barat, WNA Jepang Tewas Tertimbun Tanah
BBPVP Makassar Lepas...
BBPVP Makassar Lepas 75 Peserta Magang ke Jepang
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Rekomendasi
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Leg Kedua Final Four...
Leg Kedua Final Four Pro Futsal League 2026, Satu Langkah Menuju Partai Pamungkas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved