MECCAYA Bidik Kawasan Pariwisata Borobudur untuk Program Vaksinasi Gratis
Rabu, 24 November 2021 - 11:13 WIB
loading...
A
A
A
Vaksinasi ini terbuka untuk umum, baik bagi penerima vaksin CoronaVac (Sinovac) tahap pertama maupun kedua, dengan total kuota 1.000 orang. Adapun bantuan vaksin CoronaVac didatangkan oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta dan KKP Semarang.
Program dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2021, pukul 08.00 – 14.00 WIB, secara serempak di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Tanjungsari, Balai Desa Wanurejo, dan Bukit Menoreh.
“Program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari COVID-19, juga tidak serta-merta menggantikan protokol kesehatan. Maka dari itu, pelaksanaan vaksinasi ini tetap harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh tim medis, panitia, dan masyarakat,” ujar Ricky Surya Prakasa, Presiden Direktur MECCAYA.
Ricky mengapresiasi semua pihak yang bersedia untuk berkolaborasi, termasuk masyarakat, yang tampak antusias dengan vaksinasi ini. Ia menyebutkan bahwa MECCAYA tidak menutup kemungkinan untuk kembali melaksanakan program serupa di wilayah lainnya.
Hal tersebut sesuai dengan komitmen MECCAYA untuk peduli terhadap bangsa dan negara melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan secara konsisten.
”Ini hanyalah awal dari target kami untuk mencapai herd immunity, yang targetnya 70% masyarakat sudah divaksinasi. Dengan kolaborasi berbagai komponen masyarakat, kita pasti bisa mencapai herd immunity serta membantu pemulihan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Together We Can! Bersama Kita Bisa!” kata Ricky dengan penuh semangat saat ditemui di Balai Desa Wanurejo (20/11/2021) lalu. Baca: Akses Masuk Gang Ditutup Tembok, Warga di Brebes Ini Terpaksa Miringkan Badan.
Program dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2021, pukul 08.00 – 14.00 WIB, secara serempak di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Tanjungsari, Balai Desa Wanurejo, dan Bukit Menoreh.
“Program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari COVID-19, juga tidak serta-merta menggantikan protokol kesehatan. Maka dari itu, pelaksanaan vaksinasi ini tetap harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh tim medis, panitia, dan masyarakat,” ujar Ricky Surya Prakasa, Presiden Direktur MECCAYA.
Ricky mengapresiasi semua pihak yang bersedia untuk berkolaborasi, termasuk masyarakat, yang tampak antusias dengan vaksinasi ini. Ia menyebutkan bahwa MECCAYA tidak menutup kemungkinan untuk kembali melaksanakan program serupa di wilayah lainnya.
Hal tersebut sesuai dengan komitmen MECCAYA untuk peduli terhadap bangsa dan negara melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan secara konsisten.
”Ini hanyalah awal dari target kami untuk mencapai herd immunity, yang targetnya 70% masyarakat sudah divaksinasi. Dengan kolaborasi berbagai komponen masyarakat, kita pasti bisa mencapai herd immunity serta membantu pemulihan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Together We Can! Bersama Kita Bisa!” kata Ricky dengan penuh semangat saat ditemui di Balai Desa Wanurejo (20/11/2021) lalu. Baca: Akses Masuk Gang Ditutup Tembok, Warga di Brebes Ini Terpaksa Miringkan Badan.
Lihat Juga :