Nelayan di Karimun Selamatkan Dua ABK Kapal China yang Melarikan Diri
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:18 WIB
loading...
Nelayan Karimun temukan dua ABK yang terapung di Perairan STS Internasional Perbatasan Indonesia. Foto/Ricky Robiansyah
A
A
A
KARIMUN - Nelayan Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, temukan dua orang terapung di Perairan STS Internasional Perbatasan Indonesia, Sabtu (6/6/2020).
Dua orang terapung itu diketahui merupakan ABK Kapal Tangkap Cumi berbendera China. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke laut dan berenang mencari bantuan.
Kedua ABK kapal asal China itu diketahui masing -masing bernama Andri Juniansyah (30) asal Sumbawa, NTB dan Renafi (22) asal Medan Sumatera Utara. (Baca juga: Ibu 3 Anak Dipenjara karena Mencuri Sawit, BPIP: Hukum Harusnya Pertimbangkan Kemanusiaan )
"Sekitar jam 03.00 dinihari, saya mendengar ada suara orang meminta tolong, awalnya saya hanya diamkan saja, karena takut. Namun, saat saya menghidupkan mesin, saya melihat ada orang melambai-lambaikan tangan ditengah laut," kata Nelayan Kecamatan Tebing Teuku Azhar ditemui di Mapolsek Tebing.
Ia mengatakan, dua orang tersebut saat ditemui terapung telah dalam kondisi lemas. Keduanya, mengaku bahwa mereka baru saja melarikan diri dari kapal tangkap cumi asal China.
Dua orang terapung itu diketahui merupakan ABK Kapal Tangkap Cumi berbendera China. Mereka nekat melarikan diri dengan cara melompat ke laut dan berenang mencari bantuan.
Kedua ABK kapal asal China itu diketahui masing -masing bernama Andri Juniansyah (30) asal Sumbawa, NTB dan Renafi (22) asal Medan Sumatera Utara. (Baca juga: Ibu 3 Anak Dipenjara karena Mencuri Sawit, BPIP: Hukum Harusnya Pertimbangkan Kemanusiaan )
"Sekitar jam 03.00 dinihari, saya mendengar ada suara orang meminta tolong, awalnya saya hanya diamkan saja, karena takut. Namun, saat saya menghidupkan mesin, saya melihat ada orang melambai-lambaikan tangan ditengah laut," kata Nelayan Kecamatan Tebing Teuku Azhar ditemui di Mapolsek Tebing.
Ia mengatakan, dua orang tersebut saat ditemui terapung telah dalam kondisi lemas. Keduanya, mengaku bahwa mereka baru saja melarikan diri dari kapal tangkap cumi asal China.
Lihat Juga :