8 Rumah Semi Permanen di Pangkalpinang Ludes Terbakar, Warga Mengungsi
Selasa, 23 November 2021 - 14:14 WIB
loading...
Kebakaran ludeskan 8 rumah semi permanen di Pangkalpinang. Foto: Haryanto/SINDOnews
A
A
A
PANGKALPINANG - Kebakaran rumah terjadi, di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tadi pagi. Delapan unit rumah kontrakan semi permanen dikabarkan hangus terbakar.
Kebakaran terjadi di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah berdinding papan. Keberadaan kontrakan di pinggir jalan memudahkan petugas memadamkan api setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Si jago merah berhasil dipadamkan dua jam setelah kejadian.
Baca juga: Isu Adanya Sabotase Kebakaran Tangki Kilang Minyak Cilacap Melukai Pekerja Pertamina
"Ada delapan petak kalo gak salah. Saya lagi di pasar waktu kejadian. Di rumah ada anak dan istri, anak lagi tidur buru-buru di bangun dan menyelamatkan diri. Ada beberapa helai baju yang masih bisa diselaraskan," kata Subandi, korban kebakaran, kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).
Akibat kejadian itu, Subandi (54) bersama anak istrinya terpaksa mengungsi di salah satu rumah warga di sana.
Baca: Kebakaran Landa Pasar Aur Tajungkang Bukittinggi, 28 Kios Ludes
Kebakaran terjadi di Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan rumah berdinding papan. Keberadaan kontrakan di pinggir jalan memudahkan petugas memadamkan api setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Si jago merah berhasil dipadamkan dua jam setelah kejadian.
Baca juga: Isu Adanya Sabotase Kebakaran Tangki Kilang Minyak Cilacap Melukai Pekerja Pertamina
"Ada delapan petak kalo gak salah. Saya lagi di pasar waktu kejadian. Di rumah ada anak dan istri, anak lagi tidur buru-buru di bangun dan menyelamatkan diri. Ada beberapa helai baju yang masih bisa diselaraskan," kata Subandi, korban kebakaran, kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).
Akibat kejadian itu, Subandi (54) bersama anak istrinya terpaksa mengungsi di salah satu rumah warga di sana.
Baca: Kebakaran Landa Pasar Aur Tajungkang Bukittinggi, 28 Kios Ludes
Lihat Juga :