Prostitusi Marak, Dewan Desak Perketat Pengawasan Hotel dan Wisma

Selasa, 23 November 2021 - 08:09 WIB
loading...
Prostitusi Marak, Dewan...
Pasangan muda-mudi terjaring razia PSK di salah satu wisma di Kota Makassar, beberapa waktu lalu. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar , Andi Hadi Ibrahim Baso mengatensi maraknya prostitusi dan seks bebas yang terjadi di Kota Makassar.

Hal ini menanggapi temuan Dinas Sosial saat razia PSK di sejumlah penginapan dan wisma di Kota Makassar.

Menurutnya perlu ada langkah tegas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak terjadi hal serupa. Evaluasi terhadap hotel dan wisma di Makassar perlu dilakukan.

"Regulasi itu sebenarnya sudah ada sejak dulu kan, bagaimana tentunya aturan-aturan itu tetap diperketat oleh pihak-pihak hotel. Kedua adalah, memang apa yang ditemukan baru-baru ini oleh Dinsos, memang ini penyakit masyarakat, tapi sekali lagi pemerintah tidak bisa diam begitu saja," tegasnya.

Baca Juga: Sembilan Pasang Muda-mudi Terjaring Razia di Wisma

Hotel, kata dia, perlu menelaah dengan baik tamu-tamu yang hadir. Terlebih banyaknya anak-anak di bawah umur yang terlibat menjadi indikasi lemahnya pengawasan.

"Kami akan sampaikan terkait dengan pentingnya kembali regulasi yang selalu diingatkan oleh pihak-pihak hotel, apalagi misalkan yang masuk itu anak-anak ABG, di bawah umur, itu memang penting," ujarnya.

Dia juga meminta kepada orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak masing-masing. Tanggung jawab berupa pengawasan ketat harus dilakukan bersama, tidak hanya menjadi beban pemerintah.

Legislator PKS tersebut mengatakan akan membicarakan hal itu bersama dengan Dinas Pariwisarta pada Monitoring dan Evaluasi mendatang.

"Inshaallah saya sendiri yang akan sampaikan terkait dengan pentingnya regulasi bermalam di hotel itu dipantau dengan ketat," ujarnya.

Baca Juga: Kronologi Penganiayaan Brutal Pakai Pisau di Manado, Ternyata Terkait Prostitusi Online

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim mengatakan, 20 orang yang sempat dijaring di hotel telah ditindaklanjuti.

Dua di antaranya yang dilaporkan berstatus PSK kini telah dibawa ke Balai Rehabilitasi Wanita Pekerja Seks Komersial Mattirodaceng.

Sedangkan 18 lainnya yang merupakan pasangan muda-mudi yang kedapatan sudah dipertemukan dengan orang tua masing-masing.

Dia melanjutkan, 2 di antaranya dikonfirmasi berstatus anak dibawah umur, yaitu masih 17 tahun.

"Memang yang didapat itu masing-masing masih 17. Terkait anak-anak yang terlibat ini kita tekankan ke orang tua untuk senantiasa menjaga anak-anaknya," katanya.

"Yang jelas ke depannya kita akan gencarkan pengawasan kita kepada anak-anak ini," lanjutnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Lapas Cipinang Dukung...
Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Prostitusi Dikendalikan Napi
Ketua Hanura Jateng...
Ketua Hanura Jateng Diperiksa Polisi terkait Kasus Striptis di Mansion Karaoke Semarang
Geger! Karaoke di Semarang...
Geger! Karaoke di Semarang Digerebek, Diduga Sediakan Striptis dan Prostitusi!
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Keponakan Prabowo Ungkap...
Keponakan Prabowo Ungkap Prostitusi di IKN untuk Layani Tukang hingga ASN
Paradoks Pembangunan...
Paradoks Pembangunan IKN dan Luka Sosial 'Prostitusi'
Rekomendasi
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Tata Diam-diam Gunakan...
Tata Diam-diam Gunakan Platform Freelander dan Teknologi Chery untuk Mobil Premium
Piala Dunia 2026: Jersey...
Piala Dunia 2026: Jersey Haiti Kena Semprit FIFA
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved