Baznas Bazis Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Jakpus
Selasa, 23 November 2021 - 04:15 WIB
loading...
Sebanyak 297 anak yatim dan piatu korban Covid-19 mendapatkan santunan uang tunai yang dihimpun Baznas Bazis Kota Jakarta Pusat.Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 297 anak yatim piatu korban Covid-19 mendapatkan santunan uang tunai masing-masing sebesar Rp500.000. Santunan ini bersumber dari hasil ZIS tahun 2021 yang dihimpun Baznas Bazis Kota Jakarta Pusat.
Santunan uang tunai untuk anak yatim piatu tersebut secara simbolis diserahkan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setko Jakarta Pusat M Fahmi dan Kabag Kesra Jakarta Pusat Haikal Shodri.
"Jangan pernah melihat nilainya tetapi ini sebagai bentuk keikhlasan dan kepedulian kami untuk ikut berbagi dalam rangka sama-sama merasakan yang dirasakan oleh adik-adik," ungkap Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, Senin (22/11/2021).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu ungkapan ekspresi kepedulian bagi warga di Jakarta Pusat yang ditinggalkan orang tuanya, baik yang ditinggal orang tua laki, perempuan maupun keduanya.
"Ini merupakan takdir yang harus diterima karena memang Covid-19 melanda bukan hanya di Jakpus saja tetapi di seluruh dunia banyak yang kehilangan sanak famili dan orang tua," jelasnya. Baca: PTM di Tengah Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Penyebaran Bukan di Sekolah
Santunan uang tunai untuk anak yatim piatu tersebut secara simbolis diserahkan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Setko Jakarta Pusat M Fahmi dan Kabag Kesra Jakarta Pusat Haikal Shodri.
"Jangan pernah melihat nilainya tetapi ini sebagai bentuk keikhlasan dan kepedulian kami untuk ikut berbagi dalam rangka sama-sama merasakan yang dirasakan oleh adik-adik," ungkap Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma, Senin (22/11/2021).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu ungkapan ekspresi kepedulian bagi warga di Jakarta Pusat yang ditinggalkan orang tuanya, baik yang ditinggal orang tua laki, perempuan maupun keduanya.
"Ini merupakan takdir yang harus diterima karena memang Covid-19 melanda bukan hanya di Jakpus saja tetapi di seluruh dunia banyak yang kehilangan sanak famili dan orang tua," jelasnya. Baca: PTM di Tengah Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Penyebaran Bukan di Sekolah
Lihat Juga :