PPDB 2020/2021, Pemkot Bogor Alokasikan Jalur Khusus Anak Tenaga Medis
Sabtu, 06 Juni 2020 - 10:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Fahrudin, kebijakan itu diterapkan karena tenaga medis harus benar-benar fokus menangani pasien COVID-19, apalagi mereka statusnya otomatis menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP). (Baca juga; Pendaftaran PPDB Kota Bandung Tahun Ini Hanya Dilakukan Online )
"Kita ingin mengapresiasi tenaga-tenaga medis yang menjadi garda terdepan dengan risiko yang luar biasa, bahkan ada yang sampai meninggal. Ini merupakan apresiasi dari Pemkot Bogor dan Pemprov Jawa Barat dalam rangka percepatan penanganan COVID-19," katanya.
Untuk metode pendaftaran SD yang hanya 1 rombongan belajar atau 1 kelas diperkenankan langsung atau luar jaringan (Luring) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sementara yang lainnya dengan metode daring di www.kotabogor.siap-ppdb.com
"Untuk kesiapan jaringan internet Telkom sudah sangat siap dengan kapasitas server yang sudah teruji 3 tahun belakangan ini, kita sedang persiapkan ujicoba," kata Fahmi sapaan akrabnya. (Baca juga; Sistem PPDB Berubah, Disdikpora Karawang Jamin Semua Siswa Bisa Sekolah )
Dia berharap semua warga Kota Bogor dapat melanjutkan sekolah ke SD, SMP dan SMA/sederajat. Jangan ada warga Kota Bogor yang putus sekolah di masa pandemi COVID-19 ini. "Sesulit apa pun harus daftar sekolah, kalau tidak diterima di sekolah negeri bisa di swasta, kalau tidak mampu nanti Pemkot Bogor akan mengintervensinya," jelasnya.
"Kita ingin mengapresiasi tenaga-tenaga medis yang menjadi garda terdepan dengan risiko yang luar biasa, bahkan ada yang sampai meninggal. Ini merupakan apresiasi dari Pemkot Bogor dan Pemprov Jawa Barat dalam rangka percepatan penanganan COVID-19," katanya.
Untuk metode pendaftaran SD yang hanya 1 rombongan belajar atau 1 kelas diperkenankan langsung atau luar jaringan (Luring) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sementara yang lainnya dengan metode daring di www.kotabogor.siap-ppdb.com
"Untuk kesiapan jaringan internet Telkom sudah sangat siap dengan kapasitas server yang sudah teruji 3 tahun belakangan ini, kita sedang persiapkan ujicoba," kata Fahmi sapaan akrabnya. (Baca juga; Sistem PPDB Berubah, Disdikpora Karawang Jamin Semua Siswa Bisa Sekolah )
Dia berharap semua warga Kota Bogor dapat melanjutkan sekolah ke SD, SMP dan SMA/sederajat. Jangan ada warga Kota Bogor yang putus sekolah di masa pandemi COVID-19 ini. "Sesulit apa pun harus daftar sekolah, kalau tidak diterima di sekolah negeri bisa di swasta, kalau tidak mampu nanti Pemkot Bogor akan mengintervensinya," jelasnya.
(wib)
Lihat Juga :