Kerahkan Tim Taktis Medical Intelligence, BIN Daerah Sulut Lakukan Kontra COVID-19
Sabtu, 20 November 2021 - 16:38 WIB
loading...
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara, kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Minahasa Selatan. Foto/MPI/Arther Loupatty
A
A
A
MANADO - Upaya melakukan kontra COVID-19, terus dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara (Sulut). Salah satunya, dengan kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (20/11/2021).
Baca juga: 88 Juta Penduduk Indonesia Sudah Vaksinasi Lengkap
Dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tersebut, Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical intelligence yang bergerak aktif dengan menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 2.200 sasaran, yang terdiri atas pelajar dan masyarakat dengan mendatangi langsung di rumah masing-masing.
Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah menyampaikan, target percepatan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Minahasa Selatan, terus digenjot untuk tercapainya herd immunity. "Kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kita laksanakan di Tumpaan Raya, dan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, merupakan program satu juta vaksin dari BIN yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia," ucapnya.
Baca juga: 88 Juta Penduduk Indonesia Sudah Vaksinasi Lengkap
Dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tersebut, Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical intelligence yang bergerak aktif dengan menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 2.200 sasaran, yang terdiri atas pelajar dan masyarakat dengan mendatangi langsung di rumah masing-masing.
Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah menyampaikan, target percepatan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Minahasa Selatan, terus digenjot untuk tercapainya herd immunity. "Kegiatan vaksinasi COVID-19 yang kita laksanakan di Tumpaan Raya, dan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, merupakan program satu juta vaksin dari BIN yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia," ucapnya.
Lihat Juga :