Sadis! Ayah di Gunungsitoli Tebas Anak Kandung Pakai Parang hingga Tewas Bersimbah Darah

Jum'at, 19 November 2021 - 21:53 WIB
Sadis! Ayah di Gunungsitoli Tebas Anak Kandung Pakai Parang hingga Tewas Bersimbah Darah
Satreskrim Polres Nias, berhasil meringkus seorang ayah yang tega membunuh anak kandungnya sendiri. Foto/iNews TV/Iman Jaya Lase
A A A
NIAS - Peristiwa sadis dan memilukan, menggemparkan warga Dusun Satu, Desa Bawodesolo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Amenesi Zendarto tega membunuh anak kandungnya sendiri, Syahputra Zendrato.

Baca juga: Bunuh 2 Pedagang Sayur, Dukun Palsu Asal Magelang Ini Campurkan Sianida di Air Minum

Pembunuhan sadis yang terjadi, Jumat (19/11/2021) sekitar pukul 04.00 WIB tersebut, belum diketahui motifnya. Usai menebas leher anaknya, pelaku berupaya bunuh diri dengan menebas lehernya sendiri. Namun upaya bunuh diri pelaku berhasil digagalkan polisi.



Kapolres Nias, AKBP Wawan Iriawan mengatakan, tersangka berhasil diringkus hanya beberapa jam usai kejadian pembunuhan sadis tersebut. "Tersangka harus dilarikan ke RSUD dr M. Thomsen Nias, karena telah terluka di bagian leher depan," ungkapnya.

Baca juga: Pesta Seks dan Mabuk Lem 27 Anak Muda Diringkus di Hotel, Polisi Temukan 5 Kondom Bekas



Selain meringkus pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni sebilah parang dengan panjang 60 cm, satu baju penuh noda darah korban, celana berwarna krem, dan baju tersangka yang juga bersimbah darah.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus pembunuhan sadis ini. Salah satu saksi yang diperiksa adalah kakak kandung korban. Dalam keterangannya saksi menyebut, pelaku sempat mondar-mandir di depan rumahnya.

Baca juga: Mediasi Gagal, PNS Gugat Ibu Kandung Tetap Ingin Kuasai Rumah Mewah Orang Tuanya

Melihat gelagat tidak baik dari tersangka, saksi langsung mendatangi rumah tersangka dan korban. Saat masuk ke dalam rumah, sudah menemukan korban tewas bersimbah darah. Saat ditemukan, korban tergeletak di tempat tidur.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 44 ayat 3 UU No. 23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, junto Pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1403 seconds (10.55#12.26)