Merasa Mampu, 25 KK di Batang Tolak Bantuan BST Terdampak COVID -19
Sabtu, 06 Juni 2020 - 07:24 WIB
loading...
Bupati Batang Wihaji dan Kapolres Batang AKBP Abdul Waras menempelkan stiker penerima manfaat BST di rumah warga. FOTO : IST
A
A
A
BATANG - Dari hasil evaluasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) terdampakCOVID-19 di Kabupaten Batang , ada sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat menolak menerima bantuan tersebut.
Penolakan tersebut disinyalir karena mereka dinilai mampu dan merasa tidak berhak menerima bantuan sosial tunai dari pemerintah.
Untuk diketahui, di Kabupaten Batang, data penerima ada 21.328 KK penerima manfaat dari hasil evaluasi terdapat data ganda ada 1.868, tidak atau belum diambil 375, pindah luar kota 106.
Bupati Batang Wihaji mengakui banyak bantuan sosial tunai ( BST) untuk warga terdampak COVID-19 tidak tepat sasaran.
"Saya akui ada banyak BST yang tidak tepat sasaran, kalau yang sumbernya dari APBD Pemkab pasti kita evaluasi," ungkap Wihaji, Jumaat (5/6/2020).
Penolakan tersebut disinyalir karena mereka dinilai mampu dan merasa tidak berhak menerima bantuan sosial tunai dari pemerintah.
Untuk diketahui, di Kabupaten Batang, data penerima ada 21.328 KK penerima manfaat dari hasil evaluasi terdapat data ganda ada 1.868, tidak atau belum diambil 375, pindah luar kota 106.
Bupati Batang Wihaji mengakui banyak bantuan sosial tunai ( BST) untuk warga terdampak COVID-19 tidak tepat sasaran.
"Saya akui ada banyak BST yang tidak tepat sasaran, kalau yang sumbernya dari APBD Pemkab pasti kita evaluasi," ungkap Wihaji, Jumaat (5/6/2020).
Lihat Juga :