Kasus Covid-19 Naik Didominasi Klaster PTM, Besok Pelajar di Depok Kembali Sekolah Online
Kamis, 18 November 2021 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Dadang mengungkapkan, Pemkot Depok mengambil keputusan ini karena menemukan penambahan kasus cukup tinggi semenjak sebulan terakhir. Dadang menyebut pada Rabu, 17 November 2021 ditemukan penambahan sebanyak 105 kasus.
“Kemarin terdapat penambahan kasus covid baru di Depok 105 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi. Biasanya di bawah 10 atau 20 kasus per hari,” ungkapnya. Baca: Gawat! Pasien RSDC Wisma Atlet Didominasi Pasien Repatriasi
Satgas pun melakukan penelusuran terhadap temuan kasus ini. Hasilnya ternyata ditemukan klaster PTMT di Depok. "Dari 105 kasus tersebut, 80% berasal dari klaster PTMT. Ini kami sebut sebagai klaster PTMT karena banyak penularan antarsiswa di sekolah setelah SOP kami jalankan. Terutama setelah Puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap yang kontak erat di sekolah-sekolah,” paparnya.
Sebagai langkah pencegahan meluasnya penyebaran maka langsung diambil kebijakan penghentian terbatas PTMT. Hal itu kata Dadang merupakan upaya menjamin keselamatan anak dan mengendalikan penularan Covid-19 pada klaster PTMT.
“Ini ikhtiar kita dari Pemkot Depok. Kepada seluruh warga, kami mohon izin dan mohon maaf demi keselamatan kita bersama,” ucapnya.
“Kemarin terdapat penambahan kasus covid baru di Depok 105 kasus. Penambahan ini merupakan yang tertinggi. Biasanya di bawah 10 atau 20 kasus per hari,” ungkapnya. Baca: Gawat! Pasien RSDC Wisma Atlet Didominasi Pasien Repatriasi
Satgas pun melakukan penelusuran terhadap temuan kasus ini. Hasilnya ternyata ditemukan klaster PTMT di Depok. "Dari 105 kasus tersebut, 80% berasal dari klaster PTMT. Ini kami sebut sebagai klaster PTMT karena banyak penularan antarsiswa di sekolah setelah SOP kami jalankan. Terutama setelah Puskesmas melakukan tracing dan testing terhadap yang kontak erat di sekolah-sekolah,” paparnya.
Sebagai langkah pencegahan meluasnya penyebaran maka langsung diambil kebijakan penghentian terbatas PTMT. Hal itu kata Dadang merupakan upaya menjamin keselamatan anak dan mengendalikan penularan Covid-19 pada klaster PTMT.
“Ini ikhtiar kita dari Pemkot Depok. Kepada seluruh warga, kami mohon izin dan mohon maaf demi keselamatan kita bersama,” ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :