Hasil Survei, Warga Jabodetabek Masih Salah Kaprah Soal Kualitas Udara
Rabu, 17 November 2021 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Ia mencontohkan kondisi udara hasil pantauan Nafas yang menunjukkan kualitas udara kawasan Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan yang hampir sama buruknya.
“Ini kami ketahui melalui data yang kami kumpulkan dari 130 sensor di Indonesia, Nafas hadir untuk membantu masyarakat merubah kesalahpahaman tentang kualitas udara menjadi wawasan yang baru dan benar," ujar Piotr.
Untuk mendorong agar masalah kualitas udara menjadi perhatian serta mendorong langkah perbaikan lebih nyata, aktivis Bicara Udara, Renny Fernandez mengajak semua pihak bergabung dan terlibat dalam pembicaraan masalah ini.
"Aku rasa salah satu caranya biar kita bisa ikut dalam pembicaraan mengenai topik ini (polusi udara & perubahan iklim) kita perlu join atau berinteraksi dengan komunitas yang fokus pada isu tersebut. Salah satunya ya Bicara Udara yang berusaha menjadi sebuah platform learning hub untuk semakin menyebarkan campaign hak udara bersih," ujar aktivis Bicara Udara, Renny Fernandez.
Sejumlah riset menunjukkan jika kualitas udara berdampak pada kesehatan bahkan panjang usia manusia. Riset terbaru yang dimuat Environmental Research Letters pada 9 September 2021 menunjukkan polusi udara berdampak pada otak. Peningkatan kadar PM2.5 dikaitkan dengan penurunan akut fungsi kognitif.
“Ini kami ketahui melalui data yang kami kumpulkan dari 130 sensor di Indonesia, Nafas hadir untuk membantu masyarakat merubah kesalahpahaman tentang kualitas udara menjadi wawasan yang baru dan benar," ujar Piotr.
Untuk mendorong agar masalah kualitas udara menjadi perhatian serta mendorong langkah perbaikan lebih nyata, aktivis Bicara Udara, Renny Fernandez mengajak semua pihak bergabung dan terlibat dalam pembicaraan masalah ini.
"Aku rasa salah satu caranya biar kita bisa ikut dalam pembicaraan mengenai topik ini (polusi udara & perubahan iklim) kita perlu join atau berinteraksi dengan komunitas yang fokus pada isu tersebut. Salah satunya ya Bicara Udara yang berusaha menjadi sebuah platform learning hub untuk semakin menyebarkan campaign hak udara bersih," ujar aktivis Bicara Udara, Renny Fernandez.
Sejumlah riset menunjukkan jika kualitas udara berdampak pada kesehatan bahkan panjang usia manusia. Riset terbaru yang dimuat Environmental Research Letters pada 9 September 2021 menunjukkan polusi udara berdampak pada otak. Peningkatan kadar PM2.5 dikaitkan dengan penurunan akut fungsi kognitif.
(mhd)
Lihat Juga :