Gawat! Pasien RSDC Wisma Atlet Didominasi Pasien Repatriasi

Rabu, 17 November 2021 - 12:42 WIB
loading...
Gawat! Pasien RSDC Wisma...
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Kolonel Mintoro Sumego. Foto: Jonathan Simanjuntak/MPI
A A A
JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet kembali mencatat adanya kenaikan kasus aktif Covid-19 sejak pekan ini. Adapun kenaikan pasien tercatat didominasi oleh pasien repatriasi.

”Pasien wisma atlet Kemayoran pada hari ini ada 229 dengan tingkat hunian 2,9 persen. Untuk beberapa minggu lalu sempat turun, tapi mengalami kenaikan lagi untuk hari ini,” ujar Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Kolonel Mintoro Sumego, Rabu (17/11/2021).

Pasien-pasien tersebut, kata Mintoro, didominasi dengan pasien repatriasi dengan persentase jumlah80 persen. Sementara, dari DKI Jakarta sendiri pasiennya di angka 7 persen, lalu di luar DKI Jakarta tercatat 9 persen. Baca juga: Pasien RSDC Wisma Atlet Kemayoran Bertambah 20 Orang

”Jadi rata-rata yang dirawat disini adalah untuk pasien dari DMI itu 7%, pasien luar DKI 9%, dan repratriasi 80%,” jelasnya. Menurut dia, pihaknya menerima banyak pasien repatriasi adalah pasien-pasien yang setelah karantina dinyatakan pemeriksaan PCRnya positif dan dirawat di RSDC Wisma Atlit ini. Rata-rata rawat sekitat 10-15 hari.

Lebih lanjut, kata Mintoro, pasien repatriasi yang saat ini dirawat adalah mereka yang datang dari negara Arab Saudi dan Malaysia. Mintoro menjelaskan pasien-pasien tersebut terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan sampai sedang.

”Jadi dengan adanya repatriasi ini, barangkali kita masih tetap harus menjaga protokol kesehatan, 3M dan 3T nya, pertama 3M itu memakai masker, mencuci tangan dan tetap menjaga jarak,” tegasnya. Untuk itu, pemerintah terus melaksanakan testing terhadap merekayang mempunyai gejala atau mereka yag dari bepergian dari luar negeri maupun luar kota.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Infografis
Stafsus Menkeu: Medali...
Stafsus Menkeu: Medali Emas Atlet Dijamin Semua Bebas Bea
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved