Pemkab Pekalongan Bertekad Gelar Pilkada Serentak yang Aman dan Kondusif
Jum'at, 05 Juni 2020 - 21:07 WIB
loading...
Bupati KH Asip Kholbihi melakukan video conference Rakor Pelaksanaan Pilkada Serentak, Jumat (5/6/2020). FOTO : IST
A
A
A
PEKALONGAN - Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang dihadapi saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan tengah menyiapkan beberapa aspek penting yang dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada Serentak yang aman dan kondusif di Kabupaten Pekalongan.
“Bawaslu RI dan KPU RI menyatakan bahwa untuk menuju tahapan Pilkada serentak ditengah-tengah pandemi COVID-19 ini, perlu ada hal-hal serius yang akan kami siapkan. Prinsip Pilkada ini jalan, tapi aman dari Covid-19 dan edukasi kepada pemilih yaitu warga masyarakat ini harus dilakukan seaman mungkin jadi,tidak ada yang dikorbankan,’’ kata Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi ,Jumat (5/6/2020).
Bupati mengatakan, konsekuensi untuk mewujudkan idealisasi pilkada yang aman di tengah masa pandemi COVID-19 adalah pada aspek anggaran. Sehingga Pemkab Pekalongan telah melakukan sebanyak tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pekalongan
Untuk menuju idealisasi pilkada aman di tengah pandemi seperti ini,konsekuensinya itu pada aspek anggaran. KPUD Kabupaten Pekalongan mengajukan anggaran tambahan jika diakumulasikan Rp20 miliar.
"Ini tentu membutuhkan pemikiran yang sangat serius dari Pemkab Pekalongan, karena kita sudah melakukan tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pekalongan baik pada aspek preventif maupun kuratif," jelasnya.(Baca juga : P ekalongan Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Rob 14 Hari )
“Bawaslu RI dan KPU RI menyatakan bahwa untuk menuju tahapan Pilkada serentak ditengah-tengah pandemi COVID-19 ini, perlu ada hal-hal serius yang akan kami siapkan. Prinsip Pilkada ini jalan, tapi aman dari Covid-19 dan edukasi kepada pemilih yaitu warga masyarakat ini harus dilakukan seaman mungkin jadi,tidak ada yang dikorbankan,’’ kata Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi ,Jumat (5/6/2020).
Bupati mengatakan, konsekuensi untuk mewujudkan idealisasi pilkada yang aman di tengah masa pandemi COVID-19 adalah pada aspek anggaran. Sehingga Pemkab Pekalongan telah melakukan sebanyak tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pekalongan
Untuk menuju idealisasi pilkada aman di tengah pandemi seperti ini,konsekuensinya itu pada aspek anggaran. KPUD Kabupaten Pekalongan mengajukan anggaran tambahan jika diakumulasikan Rp20 miliar.
"Ini tentu membutuhkan pemikiran yang sangat serius dari Pemkab Pekalongan, karena kita sudah melakukan tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan COVID-19 di Kabupaten Pekalongan baik pada aspek preventif maupun kuratif," jelasnya.(Baca juga : P ekalongan Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Rob 14 Hari )
Lihat Juga :