Awas! Cuaca Ekstrem, Warga Jabar Harus Waspadai Banjir dan Longsor hingga Maret 2022

Selasa, 16 November 2021 - 11:42 WIB
loading...
Awas! Cuaca Ekstrem,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau lokasi pasca longsor di Dago, Kota Bandung, Senin (15/11/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
Warga Jabar harus mewaspadai cuaca eksterm dengan curah hujan yang lebih tinggi dan tidak biasa hingga Maret 2022 mendatang. Diprediksi banjir dan longsor di Jabar akan sering terjadi.

"Saya minta waspada sampai bulan Maret 2022, ada curah hujan yang lebih tinggi dan tidak biasa yang punya potensi longsor dan banjir lebih sering," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Selasa (15/11/2021).

Baca juga: Lima Daerah di Jabar Ini Paling Sering Diterjang Bencana Alam

Untuk mengantisipasi bencana akibat cuaca ekstrem tersebut, pihaknya meminta aparat kewilayahan menggelar apel rutin kesiapsiagaan bencana. Terlebih, seluruh daerah di Jabar kini sudah menetapkan status siaga satu bencana.

"Mohon apel siaga dengan muspida untuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana," katanya.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mencontohkan peristiwa longsor di Dago, Kota Bandung awal November lalu yang terjadi akibat curah hujan tinggi dan tak biasa.

Padahal, kata Kang Emil, selama 50 tahun terakhir, longsor tidak pernah terjadi di daerah tersebut.

"Longsor di Dago juga sama. Menurut warganya, selama 50 tahun tidak pernah terjadi longsoran seperti itu, tapi tiba-tiba terjadi," ujarnya.

Baca juga: Ramalan Sunan Giri dan Penaklukkan Mataram Atas Kesultanan Pajang

Diketahui, Kang Emil bersama BPBD Jabar sempat meninjau lokasi longsor di wilayah RT 01 RW 03 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Dalam peristiwa yang terjadi pada 2 November 2021 lalu itu, tiga rumah warga mengalami rusak berat dan korban luka.

"Menurut laporan, biasanya rawan pergerakan tanah itu di bulan Maret pada saat akumulasi hujan berbulan-bulan. Ini baru di bulan November tanahnya udah serapuh itu," kata Kang Emil.

Kang Emil pun meminta pemerintah kabupaten/kota aktif memantau titik-titik rawan bencana, seperti sungai dan daerah pergerakan tanah. Jika menemukan ada retakan tanah di deretan rumah warga yang lokasinya berada di pinggiran sungai, agar segera dievakuasi. "Jangan menunggu terjadi korban atau bencana," tegasnya.



Saat meninjau longsor di Dago, Kang Emil juga meminta warga yang rumahnya berada di sekitar tebing untuk direlokasi. Sementara bantuan untuk korban, sesuai aturan, akan diberikan terlebih dulu oleh Pemerintah Kota Bandung.

"Urutannya kan harus pemda tingkat dua dulu, yaitu wali kota dulu. Anggaran bencana tak terduga itu kan berurut," jelasnya.

Jika tidak ada ketidaksanggupan dari pemerintah kabupaten/kota, tambah Kang Emil, maka pemerintah provinsi akan turun tangan membantu anggaran.

"Anggaran kami juga akan turun kalau kejadian bencananya melintasi perbatasan," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Ciri-Ciri dan Gejala...
Ciri-Ciri dan Gejala Cacar Monyet yang Harus Anda Waspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved