Polisi Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 153 Reptil Papua

Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:05 WIB
loading...
Polisi Bandara Soetta...
Polisi gagalkan 153 hewan asal Papua yang diduga dijual secara ilegal. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A A A
TANGERANG - Petugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kembali menggagalkan penyelundupan hewan liar, Rabu 3 Juni 2020. Sebanyak 153 reptil dan satu unit mobil Avanza warna hitam No Pol B 1806 PIF berhasil diamankan dalam pengungkapan ini.

Dalam mengungkapan ini, polisi meringkus seorang pelaku penyelundupan berinial TK yang diduga telah melakukan bisnis jual beli satwa liar secara online dan TD sopirnya. Saat ini, polisi masih mengembangkan jaringan pelaku TK, karena diduga masih banyak pihak yang terlibat dalam bisnis ilegal ini.

Kapolres Bandara Soetta Kombes Pol Ari Ardian Saputra mengatakan, pelaku melakukan pengeluaran barang melalui cargo Bandara Soetta berupa hewan reptil yang tidak dilengkapi dengan Surat Angkut Tumbuhan Satwa Liar Dalam Negeri (SATSL-DN) dan sertifikat kesehatan dari Kantor Karantina Bandara Soetta. (Baca juga: Minta NPHD Pilkada Segera Dicairkan, Tito: Jangan Ada Politik Transaksional )

"Diduga, pelaku melakukan tindak pidana mengangkut satwa liar secara non prosedural. Pelaku berinisial TK. Dia biasa menjalankan bisnis jual-beli hewan reptil, melalui media online sejak satu tahun yang lalu," kata Ari, kepada wartawan di Mapolresta Bandara Soetta, Jumat (5/6/2020).

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 36 UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo Pasal 57 dan atau Pasal 63 PP Nomor 8 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Satwa dan Tumbuhan Liar dan denda maksimal Rp250 juta. Selain itu, pelaku juga dijerat Pasal 87 dan atau Pasal 88 UU RI No.21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara atau denda maksimal Rp2 miliar.

Adapun, reptil yang berhasil diamankan terdiri dari Soa Layar sebanyak 85 ekor. Soa Layar merupakan hewan langka dengan nama latin Hydrosaurus Amboinensis atau dikenal juga dengan Sailfin Dragon. Pada Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 disebutkan, hewan ini termasuk hewan liar yang dilindungi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Rekomendasi
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Messi Bertabur Rekor...
Messi Bertabur Rekor Saat Argentina Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026
10 Momen Cristiano Ronaldo...
10 Momen Cristiano Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya
Berita Terkini
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved