Prasasti Gondang, Peninggalan Singosari yang Terbengkalai
Jum'at, 05 Juni 2020 - 16:08 WIB
loading...
Arkeolog BPCB Jatim di Trowulan Wicaksono Dwi Nugroho saat meninjau kondisi prasasti Gondang di Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Gondang, Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Prasasti Gondang yang ditemukan di Dusun Rejoso, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, kondisinya cukup memperihatinkan.
Padahal, situs peninggalan zaman kerajaan Singosari tersebut sudah tercatat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Jatim). (Baca juga: Serangan Kerajaan Sunda ke Majapahit Usai Perang Bubat dan Prasasti Horren )
Bagaimana tidak, prasati berupa batu dengan tulisan huruf Jawa Kuno itu seperti tak terurus dengan baik. Berada di tengah areal persawahan milik warga, prasasti itu sepertinya sengaja dibiarkan begitu saja tanpa ada sentuhan perawatan. Pasca ditemukan pada Oktober 2017 silam oleh warga.
"Melihat kondisinnya saat ini cukup memprihatinkan dan harus segera diberikan perawatan. Minimal ada cukup atau bangunannya agar terlindungi," kata arkeokog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho saat meninjau Prasasti Gondang, Jumat (5/6/2020).
Prasasti Gondang terbuat dari batu itu diperkirakan dibuat pada tahun 1.275 masehi. Batu tersebut memiliki lebar 127 cm dan tinggi 54 cm. Pada bagian bidang datar batu andesit yang mengadap ke utara, terdapat pahatan berupa tulisan aksara Jawa Kuno yang tersusun dalam tiga kalimat.
Padahal, situs peninggalan zaman kerajaan Singosari tersebut sudah tercatat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Jatim). (Baca juga: Serangan Kerajaan Sunda ke Majapahit Usai Perang Bubat dan Prasasti Horren )
Bagaimana tidak, prasati berupa batu dengan tulisan huruf Jawa Kuno itu seperti tak terurus dengan baik. Berada di tengah areal persawahan milik warga, prasasti itu sepertinya sengaja dibiarkan begitu saja tanpa ada sentuhan perawatan. Pasca ditemukan pada Oktober 2017 silam oleh warga.
"Melihat kondisinnya saat ini cukup memprihatinkan dan harus segera diberikan perawatan. Minimal ada cukup atau bangunannya agar terlindungi," kata arkeokog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho saat meninjau Prasasti Gondang, Jumat (5/6/2020).
Prasasti Gondang terbuat dari batu itu diperkirakan dibuat pada tahun 1.275 masehi. Batu tersebut memiliki lebar 127 cm dan tinggi 54 cm. Pada bagian bidang datar batu andesit yang mengadap ke utara, terdapat pahatan berupa tulisan aksara Jawa Kuno yang tersusun dalam tiga kalimat.