DLH Makassar Catat 308 Pohon Tumbang Sepanjang 2021

Jum'at, 12 November 2021 - 16:38 WIB
loading...
DLH Makassar Catat 308 Pohon Tumbang Sepanjang 2021
Tim dari Damkar Makassar mengevakuasi sejumlah kendaraan yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Dr Sam Ratulangi, beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat sudah 308 pohon tumbang sepanjang 2021. Pohon-pohon di area private atau milik masyarakat disebut cukup mendominasi.

Kepala Seksi Pengelolaan dan Pemeliharaan DLH Kota Makassar , Masry, menuturkan peristiwa pohon tumbang sepanjang 2021 ini paling banyak terjadi pada April lalu. Totalnya bahkan mencapai 142 pohon dalam sebulan penuh.

Kemudian, memasuki musim hujan 2021-2022, potensi pohon tumbang pun disebut cukup rawan. Pada November ini saja, sudah ada 26 pohon yang tumbang , baik karena diterpa angin maupun karena kondisi pohon yang sudah rapuh.



Dia merinci pada Januari ada 44 pohon tumbang , Februari 17 pohon, Maret 18 pohon, April 142 pohon, Mei 2 pohon, Juni 8 pohon, Juli 6 pohon, Agustus 26 pohon, September 8 pohon, Oktober 11 pohon, dan November 26 pohon.

"Khusus untuk bulan ini paling banyak itu di tanggal 4 November. Dalam satu hari kita mendapat laporan dan menangani 13 pohon tumbang,” ungkapnya kepada SINDOnews, Jumat (12/11).

Masry mengatakan banyaknya pohon tumbang itu dikarenakan beberapa hal. Salah satu faktornya adalah cuaca. Akan tetapi, kata dia, ada faktor-faktor lain yang juga cukup mempengaruhi, yakni kelalaian masyarakat.

"Umumnya yang tumbang rata-rata pohon yang berada di area private. Karena di area itu kita tidak bisa langsung melakukan penindakan. Sementara banyak pemilik pohon yang cuek dengan kondisi pohonnya,” kata dia.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih aktif memantau kondisi pohonnya. Jika sudah tampak rawan atau kondisinya tidak memungkinkan lagi dipertahankan, masyarakat diminta untuk segera melapor ke DLH Kota Makassar.

“Kalau ada yang seperti itu tolong dilaporkan. Kita akan berupaya untuk memfasilitasi agar menghindari terjadinya pohon tumbang. Paling tidak kita pangkas beberapa bagiannya supaya bisa lebih mengantisipasi,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala DLH Kota Makassar , Aryati Puspasari Abadi mengatakan, pihaknya sudah mulai memasifkan pemangkasan pohon sejak jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi kala musim hujan dan angin kencang melanda Kota Makassar.

Puspa meyebut, ada tim khusus yang telah dibentuk untuk melakukan pemangkasan pohon. Bahkan setiap malam mereka rutin melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dianggap rawan tumbang.

“Pohon-pohon yang kita pangkas itu dilihat dari kondosinya. Misalnya sudah terlalu masuk ke badan jalan atau pohon yang usianya sudah tua. Pohon seperti itu yang rawan tumbang biasanya,” terangnya.



Selain berdasarkan pengamatan, DLH Makassar juga membuka pengaduan atau laporan masyarakat. Jika ada pohon yang dianggap rawan tumbang, bisa dilaporkan untuk segera dieksekusi.

Termasuk, kata dia, pohon-pohon yang berada di area private. DLH Makassar tetap akan memfasilitasi. Namun sebelumnya, harus menyurat kepada DLH Makassar terlebih dahulu.

"Contoh misalnya di sekitar Jalan Metro Tanjung Bunga. Lama tidak tersentuh karena bukan kewenangan kami. Begitu kita dapat izin langsung kita pangkas pohon di sana,” imbuhnya.
(tri)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.4333 seconds (0.1#10.140)