Di Tengah Pandemi Corona, Jatim Bukukan Investasi Rp31,4 Triliun
Rabu, 22 April 2020 - 15:47 WIB
loading...
Ilustrasi investasi Jatim. Foto/Dok
A
A
A
SURABAYA - Provinsi Jawa Timur (Jatim) selama triwulan I 2020 mencatat investasi, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp31,4 triliun.
Capaian tersebut lebih tinggi dibanding provinsi lain di Pulau Jawa dan bahkan nasional.
Dimana Jawa Barat (Jabar) membukukan investasi Rp29,9 triliun, DKI Jakarta Rp20,1 triliun, Jawa Tengah (Jateng) Rp19,3 triliun.
"Ini menjadi salah satu kabar baik di tengah pandemi Covid-19. Realisasi investasi Jatim menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa maupun nasional," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (22/4/2020).
Menurutnya, kepercayaan para investor terhadap Jatim didorong iklim investasi yang sangat kondusif. Pihaknya optimistis nilai investasi ini bisa jauh lebih meningkat lagi di triwulan berikutnya. "Investasi unggulan Jatim ada di sektor industri, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Juga di sektor pertambangan, energi, dan sumber daya mineral," kata dia.
Capaian tersebut lebih tinggi dibanding provinsi lain di Pulau Jawa dan bahkan nasional.
Dimana Jawa Barat (Jabar) membukukan investasi Rp29,9 triliun, DKI Jakarta Rp20,1 triliun, Jawa Tengah (Jateng) Rp19,3 triliun.
"Ini menjadi salah satu kabar baik di tengah pandemi Covid-19. Realisasi investasi Jatim menjadi yang tertinggi di Pulau Jawa maupun nasional," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (22/4/2020).
Menurutnya, kepercayaan para investor terhadap Jatim didorong iklim investasi yang sangat kondusif. Pihaknya optimistis nilai investasi ini bisa jauh lebih meningkat lagi di triwulan berikutnya. "Investasi unggulan Jatim ada di sektor industri, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Juga di sektor pertambangan, energi, dan sumber daya mineral," kata dia.
Lihat Juga :