Dikawal Polisi Bersenjata, Jaksa Geledah Balai Desa Cari Bukti Dugaan Korupsi Bansos COVID-19

Jum'at, 12 November 2021 - 00:05 WIB
loading...
Dikawal Polisi Bersenjata,...
Tim khusus pemberantasan korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggeledah Kantor Desa Nepo. Foto/iNews TV/Huzair Zainal
A A A
POLEWALI MANDAR - Dikawal ketat oleh anggota polisi bersenjata laras panjang, tim khusus pemberantasan korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melakukan penggeledahan di Kantor Desa Nepo, Kecamatan Wonomulyo, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Ditahan Kejari OKI

Penggeledahan ini dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2020. Dana desa tersebut, salah satunya digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak COVID-19.



Kasus dugaan korupsi dana desa ini, melibatkan Kepala Desa Nepo, yang kini telah dinonaktifkan dan belum diketahui keberadaannya. Dari penggeledahan yang dilakukan, tim khusus Kejari Polewali Mandar, menyita satu boks besar dokumen penting.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh, Fakta Baru: Yosef Sempat Masuk TKP 1 Hari Setelah Pembunuhan

Petugas dengan teliti memeriksa setiap berkas dan sudut ruang kepala desa. Sejumlah perangkat desa, turut hadir menyaksikan proses penggeledahan tersebut. Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Polewali Mandar, A. Muhammad Rieker Mappiare.

Selama penggeledahan yang berlangsung tiga jam, terlihat wajah pucat sejumlah perangkat desa saat tim khusus pemberantasan korupsi Kejari Polewali Mandar, memeriksa seluruh dokumen yang dianggap penting untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Muhammad Rieker Mappiare mengatakan, penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan dugaan korupsi dana desa. "Belum ada penetapan nama tersangka, karena kami masih melengkapi bukti-bukti," tuturnya.

Baca juga: Miris! Janin Hasil Hubungan Gelap 2 Pelajar di Sekolah Digugurkan Paksa di Kamar Mandi Puskesmas

Kepala desa non aktif, yang diketahui bernama Talahuddin kini telah melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya. Menurut Muhammad Rieker Mappiare, kepala desa tersebut diduga mencairkan dana desa tanpa sepengetahuan bendahara desa.

Dana desa tersebut rencanahnya akan dipergunahkan dalam beberpa program pembangunan desa, Seperti pembuatan kolam ikan lele, pembangunan jembatan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak COVID-19.

Selain itu, juga ada temuan dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperuntukan pembayaran honor perangkat desa. Tim khusus pemberantasan korupsi Kejari Polewali Mandar, hingga kini masih menghitung jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat kasus dugaan korupsi dana desa ini.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Penyelewengan...
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Misbakhun Dorong Kades di Pasuruan Paham Pengelolaan Keuangan
Dana Desa Jadi Kunci...
Dana Desa Jadi Kunci Masa Depan Lebih Sehat bagi Anak Indonesia
Mobil Kades Oleng Tabrak...
Mobil Kades Oleng Tabrak Pohon di Cianjur, 3 Tewas
Modus Salurkan Kredit...
Modus Salurkan Kredit Fiktif, Pegawai BUMDes di Kulonprogo Korupsi Rp1,058 Miliar
Digerebek di Rumah Janda,...
Digerebek di Rumah Janda, Kades Kasih Duit Rp2,5 Juta ke Warga Buat Kerja Bakti
Sekdes di Rembang Ditahan...
Sekdes di Rembang Ditahan Kejaksaan Gara-gara Korupsi Dana Desa Rp400 Juta untuk Game Online
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Cegah Kades Terjerat...
Cegah Kades Terjerat Kasus Hukum, Kejagung Diminta Latih Pengelolaan Dana Desa
Rekomendasi
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Yenny Wahid: Dukungan...
Yenny Wahid: Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang Jadi Investasi Masa Depan Olahraga
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved