Dikawal Polisi Bersenjata, Jaksa Geledah Balai Desa Cari Bukti Dugaan Korupsi Bansos COVID-19
Jum'at, 12 November 2021 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
Kepala desa non aktif, yang diketahui bernama Talahuddin kini telah melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya. Menurut Muhammad Rieker Mappiare, kepala desa tersebut diduga mencairkan dana desa tanpa sepengetahuan bendahara desa.
Dana desa tersebut rencanahnya akan dipergunahkan dalam beberpa program pembangunan desa, Seperti pembuatan kolam ikan lele, pembangunan jembatan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak COVID-19.
Selain itu, juga ada temuan dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperuntukan pembayaran honor perangkat desa. Tim khusus pemberantasan korupsi Kejari Polewali Mandar, hingga kini masih menghitung jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat kasus dugaan korupsi dana desa ini.
Dana desa tersebut rencanahnya akan dipergunahkan dalam beberpa program pembangunan desa, Seperti pembuatan kolam ikan lele, pembangunan jembatan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat terdampak COVID-19.
Selain itu, juga ada temuan dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperuntukan pembayaran honor perangkat desa. Tim khusus pemberantasan korupsi Kejari Polewali Mandar, hingga kini masih menghitung jumlah kerugian negara yang ditimbulkan akibat kasus dugaan korupsi dana desa ini.
(eyt)
Lihat Juga :