Disebut Layak Jadi Capres 2021, Ridwan Kamil: Masih Jauh!

Kamis, 11 November 2021 - 01:01 WIB
loading...
Disebut Layak Jadi Capres...
Ridwan Kamil. Foto: Istimewa/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menanggapi penilaian Angkatan Muda Siliwangi (AMS) yang menyebutnya layak menjadi sosok Calon Presiden (capres) 2024.

Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa saat ini, dirinya tidak bisa menghindari pertanyaan-pertanyaan yang mengarah kepada wacana dirinya maju ke ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kan hari-hari ini semua kalau sudah ngomongin politik tidak bisa dihindari, urusannya 2024. Kemana saya pergi, pertanyaannya selalu itu. Jadi tidak bisa dihindari," ungkap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Tetapkan Seluruh Daerah di Jabar Siaga Satu Bencana

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun memaklumi aspirasi dan harapan dirinya maju ke ajang Pilpres 2024, termasuk aspirasi yang disampaikan oleh AMS.

"Kedua, yang namanya aspirasi, harapan dimaklumi. Tiap elemen masyarakat punya cita-cita, keinginan. Kalau AMS tadi menyatakan begitu dan menyebut, ya kita syukuri saja," kata Kang Emil.

"Sambil tetap saya mah tolong dicatat, fokus memberikan komitmen-komitmen di Jabar yang terkendala oleh Covid-19. Kemudian, juga melihat bahwa elektoral juga berhubungan dengan kinerja. Kalau kinerja baik, ya pasti elektoral baik. Nah, tentunya statament atau aspirasi itu saya haturkan terima kasih," sambung Kang Emil.

Baca: Pulang Lawatan ke Luar Negeri, Ridwan Kamil Jalani Masa Karantina Kesehatan

Disinggung dorongan AMS yang menginginkan warga Jabar tampil menjadi pemimpin negara sebagai hal yang rasional, Kang Emil menjawab hal itu rasional.

"Rasional. Tapi kan saya punya politik tahu diri, harus mengukur lah. Mampu atau tidak, elektabilitasnya memadai atau tidak, walaupun tidak jaminan yah mengukur dua tahun mendatang dari perhitungan sekarang," jelasnya.

"Saya ini alumni dua kali pilkada. Waktu jadi wali kota (Bandung) start-nya jelek, akhirnya menang. Jadi wajar, rasional, tapi mengukur takdir itu, diera sekarang masih jauh," lanjut Kang Emil.

Baca: Pemilih Jabar Terbelah, Ridwan Kamil Butuh Tambahan Modal Maju Pilpres 2024

Kang Emil pun menyoroti soal hasil survei sejumlah lembaga yang kerap memunculkan nama individual. Padahal, kata Kang Emil, survei tersebut harusnya dilakukan setelah berpasangan.

"Bisa aja yang survei hari ini ranking satu berpasangan dengan ranking lima, yang survei ranking dua dipasangkan dengan tiga. Disurvei elektabilitas sebagai pasangan menurut saya lebih akurat. Sekarang lebih refleksi dan cerminan saja," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum AMS, Noeri Ispandji Firman menyebut bahwa Ridwan Kamil sosok capres representatif untuk memimpin Indonesia ke depan. Menurut Noeri, selama ini, masih sangat jarang orang Jabar yang masuk jajaran pemerintahan pusat. Apalagi, duduk sebagai presiden atau wakil presiden.

Baca: Rekat Indonesia Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Capres 2024

"Geus wayah mapag ku Sunda mimpin nagara. (Sudah saatnya orang Jawa Barat menjadi pemimpin negara)," tegas Noeri di sela Peringatan HUT ke-55 AMS di Kampus Widyatama, Jalan Cikutra, Kota Bandung.

Noeri sendiri memang belum menyebutkan secara spesifik sosok capres yang akan didukung oleh AMS. Pasalnya, saat ini, terdapat tiga sosok capres asal Jabar. Selain Ridwan Kamil, adapula Airlangga Hartarto dan Anies Baswedan.

"Yang penting harus dari Jawa Barat, saya kira banyak orang Jawa Barat. Ada Pak Ridwan Kamil, Pak Airlangga Hartarto, Pak Anis Baswedan yang katanya berdarah Kuningan. Ada juga Pak Andhika Perkasa, calon Panglima, kita belum tahu (arah dukungan). Mudah-mudahan dari sekian orang yang muncul, nanti kita gerakan untuk jadi pemimpin negara dari Sunda, Jawa Barat," beber Noeri.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved