Ziarah ke TMP Cikutra, Kang Emil Perjuangkan Mochtar Kusumaatmadja Jadi Pahlawan Nasional

Rabu, 10 November 2021 - 13:49 WIB
loading...
Ziarah ke TMP Cikutra,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil didampingi sang istri saat berziarah dan menabur bunga di TMP Cikutra, Kota Bandung, Rabu (10/11/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra usai upacara peringatan Hari Pahlawan di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (10/11/2021).

Usai melaksanakan ziarah dan tabur bunga yang didampingi sang istri, Atalia Praratya, Ridwan Kamil mengungkapkan kabar terbaru terkait pengusulan almarhum Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional.

Menurutnya, Dinas Sosial Provinsi Jabar bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Jabar terus menggalang dukungan dari publik, termasuk para sesepuh daerah untuk ikut menyukseskan usulan ini hingga pemerintah pusat menyetujui Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional. Baca juga: Elektabilitas Moncer di Bursa Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Masih Istikharah

"Pemda Provinsi Jawa Barat sedang memperjuangkan pengusulan pahlawan nasional untuk almarhum Profesor Mochtar Kusumaatmadja," ujar Ridwan Kamil.

Menurut gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, tokoh yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman tahun 1974-1978 dan Menteri Luar Negeri 1978-1988 ini memiliki jasa besar kepada bangsa Indonesia, khususnya dalam konsep kenusantaraan.

Mochtar diketahui melanjutkan perjuangan Ir H Djuanda terkait kenusantaraan hingga akhirnya disetujui oleh dunia. "Seperti kita tahu konsep nusantara dicetuskan oleh Ir H Djuanda, tapi disetujuinya oleh dunia atas perjuangan Mochtar," ujar Kang Emil.

Selain pernah menjabat sebagai menteri, tokoh kelahiran 17 Februari 1929 ini juga seorang akademisi dan diplomat. Dia juga merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung. "Beliau besar dan berkiprah banyak di Jabar dan Indonesia," ucap Kang Emil.

Usulan Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional juga telah mendapat dukungan penuh dari para budayawan dan tokoh masyarakat. "Semua mendukung, para budayawan dan tokoh masyarakat juga sangat luar biasa terhadap pengusulan nama pahlawan nasional ini," imbuhnya. Baca juga: Wayang Golek Mejeng di Ajang PON XX, Ridwan Kamil Janji Promosikan UMKM Papua

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengatakan bahwa dalam momentum Hari Pahlawan, sudah selayaknya seluruh masyarakat menghargai para pahlawan yang berjasa terhadap bangsa dan negara, tak terkecuali Mochtar Kusumaatmadja.

Jika usulan tersebut disetujui oleh pemerintah pusat, kata Kang Emil, pihaknya berencana mengabadikan nama Mochtar Kusumaatmadja pada nama jalan di Kota Bandung. "Ada kemungkinan namanya akan kita abadikan di sebuah jalan di Ibu Kota Jabar, teknisnya nanti sedang kita atur," kata Kang Emil.

Diketahui, Mochtar Kusumaatmadja meninggal tanggal 6 Juni 2021 pada usia 92 tahun dan dimakamkan di TMP Kalibata Jakarta. Pengusulan Mochtar Kusumaatmadja sebagai pahlawan nasional pertama berkembang Juni 2021 setelah Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran menggelar preseminar berbagai perguruan tinggi di Indonesia, kantor Sekretariat Negara, dan media massa.

Dinas Sosial Provinsi Jabar bersama tim pengusul pun telah bertemu dengan keluarga almarhum Mochtar Kusumaatmadja di Jakarta dan mendapat persetujuan.Fakta bahwa hingga saat ini sudah ada 13 nama tokoh Jabar yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Namun, sudah 10 tahun tidak ada penetapan pahlawan nasional berasal dari Jabar.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Kemendagri Bakal Batalkan...
Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum
Di Depan Pusara Pahlawan...
Di Depan Pusara Pahlawan M.H. Thamrin, Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved