Riwayat Macao Po, Kawasan Prostitusi Tentara Belanda dan Orang China Tajir di Depan Stasiun Beos

Rabu, 10 November 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Dalam perkembangan selanjutnya, tempat prostitusi Gang Mangga tersaingi rumah-rumah bordil yang didirikan oleh orang China dengan sebutan Soehian. Dikutip dari “Prostitution in Indonesia”, Working Paper in Demography (Research School of Social Sciences No 52) (Canberra: The Australian National University, 1995; Gavin W Jones, Endang S, dan Terence H Hull, kompleks pelacuran sejenis Soehian cepat menyebar ke seluruh Jakarta. Karena sering ribut, maka pada awal abad XX Soehian-Soehian di sekitar Gang Mangga kemudian ditutup pemerintah Belanda.

Pemicu ditutupnya Soehian adalah peristiwa terbunuhnya PSK ternama bernama Fientje de Fenick pada tahun 1919 di Soehian Petamburan. Setelah Soehian ditutup sebagai gantinya muncul kompleks pelacuran serupa di Gang Hauber (Petojo) dan Kaligot (Sawah Besar). Sampai awal tahun 1970-an Gang Hauber masih dihuni PSK, sedangkan Kaligot sudah tutup pada akhir 1950-an.
Baca juga: 9 Istilah Open BO Dalam Prostitusi Online, Nomor 6-8 Tak Disukai PSK

Masa tahun 1950 hingga 1960-an bisa dibilang banyak tempat prostitusi yang tumbuh subur di Jakarta seperti Jalan Halimun antara Kalimalang (dekat markas CPM Guntur) hingga Bendungan Banjir Kanal. Tempat lainnya tersebar di Kebon Sereh belakang Stasiun Jatinegara, Bongkaran, Tanah Abang, Kalijodo 29, serta Stasiun Senen.

Kemudian, pada tahun 1970-an ada lokasi prostitusi yang dilegalkan oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yakni Kramat Tunggak yang awalnya berada di pinggiran utara kota Jakarta berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Sebelumnya pada 1950-an praktik prostitusi di Kramat Tunggak masih bercampur dengan rumah-rumah penduduk.

Pada masa itu tercatat sebanyak 1.668 pelacur dan 348 germo di Jakarta. Nah, ketika Kramat Tunggak diresmikan sebagai lokalisasi tercatat 300 pelacur dan 76 germo. Kramat Tunggak sebagai lokalisasi prostitusi akhirnya tamat pada tahun 1999 dengan dibangunnya Jakarta Islamic Centre oleh Pemprov DKI.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Rekomendasi
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Tentara Ukraina Hanya...
Tentara Ukraina Hanya Bertahan Beberapa Hari di Garis Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved